Anggaran Baju Adat Anggota DPRD Mesuji Dipertanyakan

  • Bagikan
Foto : Baju Adat Provinsi Lampung

DimensiNews.co.id,  Mesuji – Ada pemandangan yang menarik dalam paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mesuji ke-11 belum lama ini. Sabtu, 30 November 2019.

Terlihat, di sidang istimewa tersebut beberapa anggota DPRD Kabupaten Mesuji yang mestinya berseragam mengunakan pakaian Adat Mesuji lengkap, namun tampak beberapa wakil rakyat itu ada yang tidak mengunakan kain sarung songket dan kopiah kebesaran adat.

“Ya kalau ada yang memakai itu stok lama atau pinjam, karena dari Sekretariat tidak ada,” ujar salah satu anggota DPRD Kabupaten Mesuji yang masih enggan disebut namanya.

Terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Handri menyayangkan pemandangan tersebut, kerena menurutnya sangat mustahil jika penganggaran baju adat Mesuji yang digunakan saat paripurna istimewa itu tidak lengkap.

BACA JUGA :   Kapolres Tangerang Jamin Proses Rekrutmen Polri Bersih dan Transparan

“Mustahil itu, pasti anggaran pengadaan baju adat tersebut lengkap, baik baju, kopiah, dan sarung songketnya, ini pasti ada yang salah,” terang Handri belum lama ini.

Jika kejadiannya seperti itu, lanjut Ahendra, pihaknya berharap Pimpinan DPRD Kabupaten Mesuji mengambil sikap terkait pengunaan anggaran.

Dilain sisi, Ismail Tajudin, Sekertaris DPRD Kabupaten Mesuji mengaku jika baju adat yang digunakan saat sidang paripurna tersebut telah sesuai dengan anggaran yang disiapkan.

“Itu saja banyak penjahit yang tidak berani karena terlalu murah,” kilahnya dengan singkat. (Erwan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses