DimensiNews.co.id, TUBABA- Dinas peternakan (Disnak) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melakukan vaksinasi jembrana kepada hewan ternak sapi. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya virus menular pada hewan ternak sapi di kabupaten setempat.
Penyakit Jembrana adalah salah satu virus penyakit hewan menular dari daerah Provinsi Bali selain itu penyakit Jembrana juga dapat menyerang sistem kekebalan tubuh pada hewan sapi, sehingga hewan tersebut dapat rentan terhadap penyakit lain nya.
Kabid Keswan Desie Andriyani di dampingi kasi keswan Dr. Hewan, Irawan Sutrisno mengatakan, wabah penyakit Jembrana bisa terjadi kapan saja dan bisa menimbulkan kerugian ekonomi yang tak terduga bagi masyarakat peternak hewan sapi bali.
“Maka dari itu kita dari Disnak Tulang Bawang Barat berkeliling kecamatan wilayah ini untuk melakukan vaksinasi jembrana secara gratis,” jelasnya.
Penyakit Jembrana masuk dalam daftar jenis penyakit hewan menular. Ciri-ciri hewan sapi yang terkena jembrana antara lain lemas, kurang napsu makan, menguluarkan cairan burning dari hidung dan mulut dan bisa menyebabkan ambruk.
“Oleh sebab itu kita lakukan vaksinasi untuk melakukan pencegahan dan pengulangan di setiap kecamatan tubaba,” kata Desie di ruang kerjanya, Senin (18/11/19).
Dr. Iwan Sutrisno menjelaskan, penanganan vaksinasi Jembrana menjadi salah satu prioritas Disnak Tubaba, yang jelas melakukan pengendalian dan penanggulangan agar terjauh dari virus tersebut.
“Pengendalian dan penanggulangan penyakit Jembrana harus dilakukan oleh pemerintah melalui Disnak, baik di tingkat provinsi dan pemerintah daerah kabupaten atau pun kota, yang intinya agar pelaksanaan pengendalian dan penanggulangan penyakit Jembrana dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Iwan Sutrisno menambahkan, Dinas Peternakan Tubaba pada tahun 2019 telah melakukan vaksinasi virus jembrana kepada hewan khusus ternak Sapi Bali sebanyak 1800 ekor di dua kecamatan.
“Populasi sapi Bali di wilayah Tubaba sekitar 3000an ekor. Terutama di Kecamatan Gunung Agung dan Kecamatan Way Kenanga. Untuk target vaksinasi tahun 2019 ini sekitar 1800 ekor Sapi Bali dan pada akhir tahun 2019 itu sudah tercapai semua target kita,” imbuhnya. (Candra)
















