oleh

Untuk Sementara Usulan CPNS di Halteng Sebanyak Ini

Kepala BKD Pemkab Halteng Dra Hairiah M. Si

DimensiNews.co.idHALMAHERA TENGAH.

Dengan peluang yang diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dan kembali membuka seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah secara Nasional pada tahun 2018. Kami di pihak BKD juga telah mendapat surat Nomor B/750/M.SM.01.00/2017 Tentang Penyampaian Kebutuhan PNS Tahun 2018 yang diprioritaskan guru, kesehatan dan tenaga teknis lainnya. Untuk itu kami Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah melalui BKD Halteng mengusulkan CPNS sementara baru sebanyak 894 yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 438 orang, Kesehatan 246 orang dan Formasi Teknis lainnya 210 orang,” ungkap Kepala BKD Pemkab Halteng Dra Hairiah M. Si di ruang kerjanya, Kamis (04/01/2018).

Penerimaan CPNS, akan disesuaikan dengan usulan daerah sekaligus dengan kompetensi bidang apa yang ingin dikembangkan di daerah. Sehingga kami usulkan guru, kesehatan dan formasi teknis lainnya dan ini sudah benar-benar mengkaji kebutuhan pegawai dengan baik sebelum mengusulkan formasi yang dibutuhkan. “Jadi dari 894 CPNS yang di usulkan itu baru bersifat sementara,” katanya.

Olehnya itu sebanyak 438 orang yang terdiri dari tenaga guru 438 orang, tenaga kesehatan sebanyak 246 orang dan untuk tenaga formasi teknis lainnya sebanyak 210 orang. Jadi total yang kami usulkan 894 orang,” jelasnya.

Sebab surat Menpan-RB yang kami terima tenaga guru dan kesehatan dan teknis formasi lainnya yang diprioritaskan. Untuk itu data yang sudah kami usulkan sesuai dengan hasil penelusuran dilapangan,” terangnya.

Kepala BKD juga menambahkan bahwa Surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan – RB) Nomor B/750/M.SM.01.00/2017 Tentang Penyampaian Kebutuhan PNS Tahun 2018 sudah kami tindak lanjuti,” tutupnya. (Ode)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed