MAGELANG — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, mengakibatkan tanah longsor di Dusun Tanggulboyo, RT 01 RW 09, Desa Tanggulrejo, pada Sabtu (6/12) sekitar pukul 17.15 WIB.
Material longsor menutup sebagian akses jalan menuju Desa Kalisari serta merusak senderan tanah yang baru selesai dibangun. Peristiwa tersebut juga memutus jaringan listrik PLN dan menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah, terutama Desa Kalisari.
Kepala Desa Tanggulrejo, Muhtadin, bersama BPBD Kabupaten Magelang dan Polsek Tempuran, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Warga Dusun Tanggulboyo dan Dusun Jrenggeng kemudian bergotong royong memotong pohon bambu yang tumbang dan menutupi jalan sejak pukul 18.30 WIB.
“Saya mendapat kabar sekitar pukul 17.30 bahwa terjadi longsor di RT 001 RW 009. Setelah berkoordinasi dengan BPBD dan Polsek, kami langsung menuju lokasi. Alhamdulillah semua pihak bisa hadir membantu,” ujar Muhtadin.
Ia juga menyinggung kemungkinan penyebab longsor, yang menurutnya bisa terkait dengan pembangunan senderan tanah.
“Sebelum ada proyek ini, sudah puluhan tahun tidak pernah terjadi longsor,” tambahnya.
Warga Jrenggeng, Sanjani (34), turut membantu penanganan dengan penuh inisiatif.
“Ini pertama kalinya wilayah ini mengalami longsor. Saya kaget ketika menerima kabar dari tetangga. Alhamdulillah pohon tumbang sudah berhasil dirapikan,” ujarnya.
PLN Turun Tangan Atasi Gangguan Jaringan
Selain menyebabkan akses jalan terganggu, longsor juga mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa desa. Petugas PLN segera diterjunkan untuk memperbaiki jaringan yang rusak dan memulihkan pasokan listrik.
Manager PLN ULP Magelang Kota, Andika Rachmad, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang bergotong royong membantu penanganan gangguan jaringan.
“PLN sangat berterima kasih atas inisiatif masyarakat. Di musim hujan disertai angin kencang seperti sekarang, potensi pohon tumbang dan longsor cukup tinggi sehingga dapat mengganggu aliran listrik,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman jaringan listrik dari pohon, bangunan, maupun papan reklame dengan radius minimal 2,5 meter.
Warga dipersilakan melakukan pemangkasan pohon secara mandiri dengan terlebih dahulu melapor ke PLN agar petugas dapat melakukan pengamanan jaringan.
Untuk keperluan pelaporan dan layanan, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Call Center 123 yang beroperasi 24 jam.
Antisipasi Longsor Susulan
Pihak berwenang mengimbau warga sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Magelang masih cukup tinggi.
Masyarakat juga diminta mengikuti arahan dari BPBD, perangkat desa, dan aparat keamanan demi keselamatan bersama.
Penanganan lanjutan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal dan akses jalan serta jaringan listrik pulih sepenuhnya.*(Nana)
















