KPAI Apresiasi Langkah Pemkot Jakbar Dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak 

  • Bagikan
Aris Merdeka Sirait

DimensiNews.co.id JAKARTA –  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung penuh langkah pemerintah kota Adminitrasi Jakarta Barat dalam memutus mata rantai kekeraaan terhadap anak melalui berbagai kegiatan yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jakarta Barat.

Aris Merdeka Sirait mengatakan, hal ini sangat setrategis untuk membangun dan memutus rantai kekerasan terhadap anak. “Saya kira hal seperti ini sangat tepat dilakukan, katanya usai menghadiri pertemuan rutin Tim Penggerak PKK Kota Adminitrasi Jakarta Barat Tahun 2019 di Ball Room Apartemen Skay Terace, Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (12/9/2019).

Lebih lanjut Aris menjelaskan, kita Komnas Perlindungan Anak Indonesia mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Adminitrasi Jakarta Barat yang dimotori oleh ibu-ibu PKK yang tergabung dalam Pokja.

BACA JUGA :   Berikut Nama 13 Tersangka Baru Yang Diseret Zumi Zola Ke KPK

“Hal ini juga sudah berjalan dua tahun terus menerus, kita melakukan sosialisasi bagaimana kita merangkul masyarakat di tingkat bawah untuk menjaga dan membebaskan anak-anak dari korban kekerasan.” Ucapnya.

Sementara itu camat Kalideres H. Naman Setiawan menambahkan, kegiatan pertemuan rutin ibu-ibu tim Penggerak PKK Tingkat Kota kebetulan kali ini Kecamatan Kalideres menjadi tuan rumahnya.

“Insya Allah apapun materi yang disampaikan pada hari ini mungkin bisa bermanfaat dan disampaikan kepada orang yang ada di sekitar yaitu RT RW ataupun masyarakat.” Ujarnya.

Camat menambahkan, sosialisasi kepada warga masyarakat, bahwa kekerasan kepada anak itu tidak hanya dalam bentuk seksual saja, tetapi juga dalam bentuknya pemukulan banyak hal-hal yang lain juga dianggap sebagai kekerasan terhadap anak.

BACA JUGA :   Seorang Warga Gayam Kirim Nasi Berkat Setiap Hari Untuk yang Isolasi Mandiri

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses