Sidoarjo – Bernadette Caroline Angelica (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di halaman apartemen Royal Bisnis Tambak Oso Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, (5/11). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan yang berpatroli di apartemen tersebut pada pukul 05.30 WIB.
Ketika polisi tiba di lokasi, mereka menemukan sesuatu yang sangat mencurigakan. Caroline ditemukan dengan wajah yang terbungkus kantong plastik dan terlakban di bagian lehernya.
Tragisnya, di dalam plastik yang menutupi kepala korban, terdapat selang yang mengarah ke tabung gas helium. Barang pribadi milik korban, seperti handphone, dompet, dan kartu identitas diri, ditemukan di dalam mobil tersebut. Surat-surat yang ditemukan berbahasa Inggris.
Kabar duka ini membuat Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unair, Murni Lamid, sangat terkejut. Menurutnya, Caroline adalah mahasiswi yang baik dan memiliki banyak teman serta sahabat. “Dia adalah bagian dari kelompok 41 yang akan menjalani program co-asistensi di divisi parasitologi,” jelas Murni.
Lebih mengejutkan lagi, ditemukan surat wasiat di saku Caroline. Adapun isi surat itu ditujukan pertama kepada ibu dan saudaranya, menyiratkan keputusasaannya terhadap hidup dan keinginannya untuk membebaskan diri.
Kedua ditujukan kepada paman dan sahabatnya, di mana dia meminta maaf dan menyatakan ketidakmampuannya untuk menghadapi kenyataan yang kejam.
Berdasar isi surat itu, menyiratkan bahwa jalan tragis yang dipilihnya itu merupakan bentuk pelampiasan atas perasaan putus asa dan kelemahan Caroline.
Kisah ini menjadi peringatan kepada kita semua tentang pentingnya mendukung satu sama lain dalam menghadapi kesulitan hidup.
















