Tekan Angka Kecelakaan, Polisi Maksimalkan Operasi Patuh Lalu lintas 

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, SAROLANGUN – Operasi Patuh Lalu Lintas di Kabupaten Sarolangun mulai pada hari Jumat (30/8/2019). Operasi ini terfokus pada titik-titik tertentu berdasarkan operasi dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kita fokuskan pada lokasi tertentu,” kata Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wiralaksana, Kamis (29/8).

Operasi patuh ini selain bertujuan menekan angka kecelakaan juga mengedukasi masyarakata untuk lebih tertib lagi dalam berkendara. Mengingat dan walaupun angka kecelakaan lalu lintas di Sarolangun hingga  bulan Agustus ini bisa dikatakan menurun.

“Bisa kita tekan dibanding bulan lalu, yang sebelumnya 4 kasus menjadi 3 kasus. Namun fatalitas ini sama, mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” katanya.

Walaupun angka fatalitas menurun, katanya, sejauh ini tingkat kesadaran masyarakat sarolangun memang harus membutuhkan kerjasama untuk mengingatkan kembali, bahwa kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran lalu lintas itu sendiri.

BACA JUGA :   Meski Dukung Aksi Jabodetabek, Frontal Jatim Nyatakan Belum Ada Aksi dari Ojol dan Taksi Online di Jawa Timur

“Kita membutuhkan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Dengan adanya operasi patuh ini, pihaknya menghimbau masyarakat untuk melengkapi surat kendaraan dan  melengkapi alat keselamatan.

Sementara, Kasat Lantas Polres Sarolangun, IPTU Angga luvyanto mengatakan, operasi patuh dilaksanakan selama   49 hari, dimulai 29 Agustus sampai 11 September.

Operasi ini kepolisian menargetkkan maksimal 50 tilang perhari. Hal ini tak lain adalah untuk meningkatakan kesadaran masyarakat itu sendiri untuk tertib lalu lintas.

“Supaya masyarakat kesadaran meningkat, jangan sampai pada saat kecelakaan baru mereka menyadadari hal ini,” katanya.

Lanjut Kasat, untuk titik operasi patuh memang ada beberapa titik untuk perlu diketahui yaitu pertama di depan Polres, Polsek Kota, dan Masjid Alfalah. Untuk perbatasan masih dalam proses patroli pihaknya, mengingat ada beberapa titik yang harus diwaspadai.

BACA JUGA :   Sejumlah ASN di Tidore Masuk Masa Pensiun

“Jika diperbatasan ini kita ada patroli dan mengingat Jalan Lintas Sumatera ada titik rawan yang dapat megakibatkan kecelakaan,” ujarnya. (sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses