Wakepsek Sebut SMAN 5 Tangsel Gratis, Pengamat Ini Pertanyakan Gratis Apanya?

  • Bagikan

TANGSEL – Pemerhati Pendidikan Kota Tangerang Selatan DR. H. Salman Maryadi SH. MH menyikapi masalah dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan yang konon katanya gratis.

“Saya Prihatin melihat kejadian di SMAN 5 Kota Tangerang Selatan ini, Kasihan para siswa dan siswi SMAN 5 yang seharusnya menerima paparan sosialisasi dari petugas Polsek Pondok Aren terkait aksi tawuran tapi disisipi Doktrin dari Sigit Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan kepada para siswa/ siswi , ” Kalian masuk ke SMAN 5 ini Gratis tanpa dipungut biaya jadi jaga nama baik sekolah ( Jumat 5/8/2022 )

“Gratis adalah gratis, tanpa embel-embel. Itulah pemahaman orang tua murid mengenai Sekolah Gratis.Sementara fakta di lapangan,sekolah gratis ternyata hanya pada hal-hal tertentu seperti biaya operasional sekolah dan uang SPP.

BACA JUGA :   Bupati Sukabumi Instruksikan Jajarannya Untuk Responship Terhadap Bencana

“Saya berharap pihak instansi terkait pendidikan dan penegak hukum menindaklanjuti hal ini .Kasihan anak didik dan bagaimana dunia pendidikan Kota Tangerang Selatan bisa maju seperti kota lainnya bila hal ini terus terjadi.”katanya

Ia menilai sungguh ironis,awalnya, ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.
Mengatakan Pendidikan gratis. ungkap salaman mengakhiri
harapan berbunga-bunga setelah anaknya di Terima di SMAN 5 Tangsel.

“Nyatanya, begitu tiba saatnya sang anak sekolah harapan itu mengabur seketika.Yang gratis itu cuma sebatas uang SPP sedangkan untuk pendaftaran harus menjadi kesepakatan bersama,”ungkapnya Senin ( 8/8/2022 ) kepada Dimensi -News

“Kalaupun ada, yang gratis itu hanya buku yang dipinjamkan pihak sekolah , sementara baju batik,baju olahraga , topi ,dasi dan bet / logo sekolah itu tidak gratis . Kami berharap pemerintah Kota Tangerang Selatan dan pemerintah pusat hadir mendanai pendidikan calon anak bangsa ini.” ujar Salman

BACA JUGA :   Lantik 355 Pegawai, Zaki Ingatkan Bahwa Jabatan merupakan Amanah Yang Harus Dijaga

Ia juga mengaku agak bingung soal pendidikan gratis, karena Gratis di matanya benar-benar gratis . Gratis itu kan artinya tidak ada bayaran-bayaran, tapi kenyataannya tidak begitu.

“Pemahaman mengenai program Sekolah Gratis antara masyarakat / orang tua murid dan pemerintah Daerah / Pusat sepertinya memang jauh panggang dari api sangat berbeda, sehingga hal ini masih menimbulkan pro-kontra di tengah tahun ajaran baru 2022 yang kini terus bergulir.”Ungkapnya

Ia juga berharap pemkot Tangsel untuk lebih memperhatikan dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan yang terkesan sangat kacau.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses