Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci, Pemkab Aceh Utara Peusijuek Ratusan Calon Jamaah Haji

  • Bagikan
Tgk H Muzakir Abdullah (Waled Lapang) sedang mempeusijuek calon jamaah haji asal Kabupaten Aceh Utara

ACEH UTARA – Menjelang kebetangkatan menuju Tanah Suci Mekkah, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melakukan upacara peusijuek atau tepung tawar sebanyak 267 orang jamaah Calon Haji (Calhaj) yang berlangsung, Rabu (8/6) di Mesjid Baiturrahim, Lhoksukon.

Prosesi peusijuek terhadap ratusan calon jamaah haji itu dilakukan oleh Tgk H Muzakir Abdullah (Waled Lapang) dan Hj Ummi Warnidah. Dan turut dihadiri oleh ajaran Forkopimda Aceh Utara, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara Tgk H Abdul Manan, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara Tgk M Idris Thaib, SE, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara Drs H Maiyusri, para Kepala Kantor KUA se-Aceh Utara, para Camat dan pejabat terkait lainnya.

Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib yang diwakili oleh Kepala Dinas Syariat Islam Tgk M Idris, SE, dalam sambutannya mengatakan keberangkatan jamaah Calhaj tahun ini patut disyukuri, karena seperti yang telah kita ketahui, pelaksanaan ibadah haji dua tahun sebelumnya dibatalkan karena pertimbangan keselamatan dan kesehatan seluruh jamaah, karena saat itu sedang memuncaknya pandemi Covid-19.

BACA JUGA :   Kirab Budaya Kabupaten Malang Penuh Sesak, Ini Kata Penonton

Tahun ini, lanjutnya, Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan terbukanya kuota bagi jamaah Calhaj Indonesia, sehingga kita semua patut mensyukuri.

“Abu-Abu dan Ummi semuanya yang masuk ke dalam rombongan dalam kuota wajib bersyukur, yang diwujudkan dengan tetap menjaga kesehatan serta beribadah dengan sebaik-baiknya,” harap Tgk Idris.

Kepada seluruh Calhaj, pihaknya berpesan agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin, sehingga keseluruhan rangkaian ibadah haji dapat ditunaikan dengan baik. Meski dinilai telah kondusif, namun Covid-19 masih ada dan keberadaannya sangat nyata, meskipun kita tidak menyadarinya.

Para Calhaj merupakan hamba-hamba istimewa yang sudah dipilih oleh Allah SWT untuk diberangkatkan menuju rumah Allah, yaitu Baitullah di Mekkah Al-Mukarramah dan Madinatul Munawwarah. Sebagai tamu Allah tentu mempunyai hak-hak dan kewajiban yang istimewa pula. Oleh karenanya, manfaatkanlah hak-hak yang istimewa tersebut dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA :   Tiga Pilar Jaksel Jumatan Bersama Ulama

Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara selaku Kepala Staf Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara Drs H Maiyusri  mengatakan jumlah Calhaj Aceh Utara tahun ini sebanyak 267 orang, dalam pemberangkatan ke Tanah Suci nantinya terbagi ke dalam tiga Kelompok Terbang (Kloter), yaitu Kloter I, Kloter III dan Kloter IV embarkasi Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh.

Disebutkan, Calhaj Aceh Utara tertua pria berumur 65 tahun atas nama Ghazali Hasan Hanafiah asal Kecamatan Meurah Mulia. Calhaj tertua wanita atas nama Nyak Buleuen Abdul Gani Yacob asal Kecamatan Samudera. Sedangkan Calhaj termuda wanita Cut Safarina Fildzah berumur 21 tahun asal Kecamatan Dewantara dan  Calhaj termuda pria atas nama Edi Saputra Mukhtar berumur 25 tahun asal Kecamatan Kuta Makmur.

BACA JUGA :   Kapolsek Kelapa Gading Ingatkan Anggotanya Untuk Tidak Mencari THR Diluar.

Dan prosesi tepung tawar untuk jamaah Calhaj merupakan tradisi yang selalu rutin dilakukan oleh Pemkab Aceh Utara. Hal ini dilakukan untuk memuliakan tamu Allah SWT yang akan berangkat ke Tanah Suci.

“Untuk itu Pemkab Aceh Utara selalu menggelar acara peusijuek dan pemberangkatan Calhaj secara resmi di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon. Untuk kegiatan itu kita turut mengundang seluruh komponen daerah termasuk para pejabat Forkopimda, apalagi kali ini merupakan pelaksanaan haji pertama setelah dibatalkan selama dua tahun,” ungkap Kepala Bagian Kesra dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Utara, M Dahlan, SE.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.