ACEH UTARA – Sebanyak 96 orang remaja putra dan putri mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang digagas oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) dan Industri Aceh Utara, yang berlangsung Selasa (22/2) di gedung serbaguna BLK Aceh Utara di Desa Blang Adoe Kecamatan Kuta Makmur.
Adapun pelatihan yang diikuti oleh puluhan pemuda itu di bidang kejuruan yang meliputi keahlian digital marketing, menjahit pakaian dengan mesin, pembuatan komponen furniture, pembuatan roti dan kue, perawatan AC dan pemasangan listrik bangunan sederhana. Dan kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf.
Saat membuka pelatihan, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengatakan Pemkab Aceh Utara berjanji akan memantau peserta setelah mendapatkan pelatihan dari BLK ini nantinya.
“Program ini merupakan program Kemnaker Pusat dan khususnya Aceh Utara dalam melahirkan insan kreatif, sehingga menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya,” kata Fauzi.
Kata dia, saat ini persaingan dan tuntutan kualitas tenaga kerja meningkat pesat. Tuntutan mutu SDM tenaga kerja kian menjadi sorotan dalam dunia usaha. Persaingan yang semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai.
“Dengan dibukanya pelatihan berbasis kompetensi ini sedikit banyaknya diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut, meskipun banyak hal yang masih perlu pembenahan lebih lanjut,” sebut Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf.
Dalam kesempatan itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) dan Industri Aceh Utara, Nur Akmal, SE, mengatakan dasar hukum pelaksanaan kegiatan itu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional.
“Kegiatan pelatihan ini terlaksana atas dukungan anggaran dalam DIPA Kemnaker RI Tahun Anggaran 2022 Nomor Sp. DIPA 026.13.065106/2002 tanggal 17 November 2021,” katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara Nyak Tiari, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan berbasis kompetensi tersebut.
Pelatihan ini merupakan upaya untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai, terampil, memiliki skill yang mumpuni di bidangnya.
















