Modus Baru Pengiriman 500 Kg Ganja Berhasil Diungkap BNN

  • Bagikan

DimensiNews.co.id Jakarta – Berdasarkan dari pengembangan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional, dan hanya berselang tiga hari dari pengungkapan kasus 250 kg ganja di Kramat Jati, Jakarta Timur, BNN kembali mengungkap pengiriman paket ganja jaringan Aceh – Jakarta di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sekira pukul 18.00 WIB Senin (13/8/2019).

Berdasarkan dari hasil penyergapan yang dilakukan tersebut didapatkan barang bukti berupa narkotika jenis ganja dengan berat kurang lebih 500 kg.

Selain barang bukti 500 kg ganja, petugas juga mengamankan 4 orang tersangka, Keempatnya ditangkap di 4 lokasi berbeda yaitu di Pelabuhan Tanjung Priok, Aceh, Ciledug, dan Banten.

Berbeda dengan modus sebelumnya, penyelundupan ganja yang kerap dilakukan melalui jalur darat dan kargo bandara oleh jaringan Aceh – Jakarta ini melakukan pengiriman menggunakan jalur laut dengan modus pengiriman mobil minibus yang diangkut menggunakan truck dan dikirim dengan kapal.

BACA JUGA :   Seruan "Hamas-Apri Lanjutkan" Menggema di Sungai Pinang

Guna mengelabuhi petugas 500 kg ganja tersebut pun dimasukan dalam sebuah kompartemen khusus yang telah dibuat pada dasar mobil minibus tersebut.

Pengiriman dari Aceh menuju Jakarta dilakukan dengan transit di Pulau Bangka.

Ganja seberat 500 kg yang dipasok oleh jaringan ini dari Aceh ke Jakarta selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa dan Sumatera.

Menurut tersangka setidaknya sudah 3 kali pengiriman ganja dilakukan oleh jaringan ini, namun diakuinya bahwa kali ini merupakan pengiriman yang terbanyak jumlahnya.

Barang bukti ganja dan para tersangka pun saat ini telah dibawa ke kantor BNN Pusat di Cawang, Jakarta Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :   Pengawasan Lemah, Panti Pijat dan Spa Berubah Jadi Tempat Prostitusi di Jaksel

Keempat tersangka tersebut akan dituntut dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.