Capaian Vaksinasi Rendah, Komisi IV DPRD Sukoharjo Sidak ke Puskesmas Grogol

  • Bagikan
Komisi IV DPRD Sukoharjo saat melakukukan sidak di Puskesmas Grogol, Senin (20/9/2021).

SUKOHARJO – Realisasi vaksinasi corona di Kabupaten Sukoharjo masih dalam kategori capaian rendah. Pasalnya, untuik dosis 1 baru mencapai 35,21%. Khusus untuk Kecamatan Grogol, realisasi vaksinasi baru mencapai 9,5%. Kondisi tersebut membuat Komisi IV DPRD Sukoharjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Grogol, Senin (20/9/2021).

“Kalau dibandingkan dengan kecamatan lain, realisasi vaksinasi corona di Kecamatan Grogol sangat rendah. Untuk itu kami ingin tahu kendala yang dihadapi sehingga capaian vaksinasi cukup rendah dibandingkan kecamatan lain,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Sukoharjo, Sukardi Budi Martono.

Dalam sidak tersebut terungkap capaian realisasi vaksinasi di Kecamatan Grogol rendah karena ada beberapa kendala. Kendala utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat kepadatan penduduk di Grogol. Banyaknya jumlah penduduk yang jadi sasaran vaksin otomatis kebutuhan akan vaksin juga banyak.

BACA JUGA :   Warga Bingung"Ada Bangunan Berdiri Diatas Lahan Taman Milik Pemprov DKI

Selain itu, juga terbatasnya vaksin yang ada saat ini dan juga terbatasnya tenaga kesehatan (Nakes) pelaksana vaksinasi. Hal itu dikarenakan selain melakukan vaksinasi di Puskesmas, nakes juga membantuk vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi di Sukoharjo. “Meski ada beberapa kendala, kami minta agar vaksinasi di Kecamatan Grogol bisa dipercepat,” ujar Budi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo, Agus Sumantri mengatakan untuk mengejar vaksinasi pada angka 61% hingga akhir September sangat berat. Khusus di Kecamatan Grogol, masalah utama yang dihadapi adalah tingginya jumlah penduduk yang ada. “Contoh kasus di Desa Cemani dimana jumlah penduduknya sama dengan jumlah penduduk satu kecamatan, yakni Kecamatan Bulu,” katanya.

BACA JUGA :   Penerbitan Surat Pengeluaran Kendaraan Dishub DKI Lelet

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Bejo Raharjo mengatakan, saat ini kiriman vaksin dari pemerintah pusat sangat banyak ke daerah. DKK Sukoharjo siap menambah kuota vaksin ke Puskesmas Grogol untuk menaikkan capaian realisasi vaksinasi.

“Kuota vaksin sudah ditambah dari pemerintah pusat untuk mempercepat realisasi vaksinasi jadi tinggal pelaksanaan vaksinasi saja. Namun, sekali lagi jumlah Nakes sangat terbatas,” ujarnya.*(Priyanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses