TULUNGAGUNG – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus digencarkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bagi Lansia dan petugas pelayanan publik. Pemerintah daerah mulai jemput bola dan melakukan vaksinasi di desa desa maupun di puskesmas.
Seperti Pemdes Ngunut Kecamatan Ngunut melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat, antusias masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin di desa itu sangat tinggi dilihat dari banyaknya yang hadir.
Kepala Desa Ngunut Abdullah membenarkan, banyak sekali warganya yang antusias secara sukarela ingin mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 terangnya saat diwawancarai di ruanganya, Jum’at (25/06/2021).
Mereka tidak takut dan tidak terpengaruh oleh berita berita diluar bahwa suntikan vaksin itu membawa efek yang kurang baik bagi kesehatan.
Di tempat terpisah Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Didik Eka menuturkan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan metode “jemput bola” dari desa ke desa, guna mempercepat capaian sasaran imunisasi di kalangan lansia dan kelompok rentan daerah itu.
“Dalam hal ini kami yang melayani mereka. Kami yang berdiri, kami yang berjalan mendatangi mereka. Bukan mereka yang mendatangi kami. Kami ingin memberikan pelayanan yang baik dan terbaik kepada masyaraat Tulungagung,” jelasnya.
Total ada 42 titik faskes yang diberi mandat atau penugasan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Selain kegiatan layanan vaksinasi terjadwal di masing-masing faskes, tim vaksinator juga diharuskan melakukan kegiatan “jemput bola” dengan mendatangi warga sasaran di 271 desa/kelurahan se-Tulungagung.
“Untuk pelaksanaannya tentu tidak bisa serempak. Tapi digilir dengan kuota yang telah ditentukan,” terangnya.
Pemberian vaksin pada kelompok lansia diharapkan bisa ikut melindungi orang lain yang belum mendapat vaksin, yakni mencegah terjadinya infeksi dan penularan atau mencegah gejala berat yang berakibat fatal jika mereka tetap terinfeksi virus. Selain itu, orang yang sudah divaksin dan beraktivitas di luar rumah diharapkan tidak membawa virus penyebab penyakit ke dalam rumah.
Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat, walaupun sudah divaksinasi, harus tetap mematuhi 5M, yakni dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan. Karena vaksin bukanlah obat dan vaksin merupakan salah satu cara untuk bisa mengendalikan pandemi Covid-19, tutupnya.*(Cristian)
















