MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Tegaskan, Yang Ditangkap Polisi Bukanlah Anggotanya

  • Bagikan

OTA TANGERANG – Ketua Dankoti MPC Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang, Zakwan Sembiring, menegaskan bahwa yang telah ditangkap polisi bukan anggota Pemuda Pancasila.

Seperti diketahui, Kamis (01/04) pagi tadi sejumlah anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggerebek markas ormas tersebut, yang berlokasi di eks Terminal PAM, Cibodas Kota Tangerang dan mengamankan satu orang.

“Bahwa memang benar dulu itu adalah Sekretariat PAC-PP Kecamatan Cibodas selama kurang lebih 15 tahun-an, tetapi paska RPP-PAC PP Cibodas pada tahun 2020, Sekretariat PAC-PP Cibodas sudah tidak ditempat lagi,” terang Zakwan dalam keteranganya, Kamis (01/04) malam.

Menurutnya, karena tempat itu milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang. Dan pengurus PAC-PP Kecamatan Cibodas yang baru sudah berkordinasi dengan instansi terkait, sudah menyerahkan Sekretariat tersebut kepada pihak dinas yang bersangkutan.

BACA JUGA :   Kerjakan Rumah Pasir, Satgas TMMD Bojonegoro Bantu Tukang Pasang Jendela

“Dan yang tertangkap itu bukan anggota atau pun kader Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Cibodas. Serta tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pemuda Pancasila (PP),” demikian Zakwan Sembiring.

Pada penggerebekan ini polisi mengamankan satu orang oknum yang sedang berada di dalam markas tersebut. Polisi juga mengamankan berbagai jenis minuman keras (miras) setelah melakukan penggeledahan serta satu buah alat hisap sabu berikut pipet kaca yang di dalamnya terdapat sabu.

Terpisah, Camat Cibodas Mahdiar, dikonfirmasi mengatakan markas PP tersebut sudah ditinggalkan lama oleh pengurusnya.

“Pengurus PP yang baru sudah membuat sekretariat yang baru di wilayah Kelurahan Cibodas. Karena pasca audiensi beberapa waktu lalu kita sudah sampaikan untuk tidak ada sekret di area tersebut,” terang Camat Mahdiar kepada awak media

BACA JUGA :   Tradisi “Nguli” di Pesantren Akan Dievaluasi, Pemerintah Soroti Lemahnya Pengawasan Konstruksi

Mahdiar menambahkan, pihaknya sering kali melakukan razia gabungan dan operasi penyakit masyarakat alias pekat, seperti minuman keras (miras) bersama TNI dan Polri.

“Untuk miras kita sering melakukan operasi gabungan diwilayah ini bersama Polsek dan Koramil. Dan ini tetap menjadi perhatian kita,” kata dia.*(dul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses