Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Narkoba di Tulungagung

  • Bagikan

TULUNGAGUNG – Dalam rangka menekan angka kriminalitas terutama peredaran dan penyalahgunaan Narkotika, Kepolisian Resort (Polres) Tulungagung melaksanakan press release pengungkapan kasus narkoba dari Bulan Januari hingga Minggu pertama bulan Maret 2021, acara yang digelar di halaman Mapolres Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengungkap, ada 37 kasus yang berhasil diungkap dengan 45 tersangka yang berhasil diamankan.

“Masing-masing kasus narkoba jenis Narkotika dengan total berat keseluruhan 278,01 gram sabu dan 2 butir pil inex . Pengungkapan ini berdasarkan laporan warga dan hasil penyelidikan Satnarkoba Polres Tulungagung dan Polsek”, ucap AKBP Handono Subiakto, Senin (08/03/2021).

Selain Sabu, ada barang bukti jenis Psykotropika sejumlah 726 butir Pil Alprazolam dan Okerbaya sebanyak 569 bungkus Pil stelan dan berbagai merk, 97 botol miras jenis ciu, dua curigen miras jenis ciu, dua botol anggur merah.

BACA JUGA :   Pemkot Tangerang Lakukan MoU Dengan DJP Banten dalam Optimalisasi Pemungutan Pajak

“Barang bukti lainya yakni uang tunai Rp 4.673 ribu, 19 buah pipet kaca, 6 buah timbangan, 37 buah HP, 16 buah alat hisap, 6 unit sepeda motor dan satu unit mobil Suzuki Pick Up warna putih” jelasnya.

Handono menambahkan , dari 45 tersangka tersebut 9 diantaranya merupakan residivis. Para tersangka melakukan aksinya dibeberapa TKP diantaranya Tulungagung Kota ada 9 TKP, Kedungwaru 3 TKP, Boyolangu 4 TKP, Ngunut 7 TKP, Pakel 1 TKP, Bandung 2 TKP. Selain itu wilayah Ngantru dengan 2 TKP, Besuki 3 TKP, Sumbergempol 1 TKP, Kalangbret 3 TKP dan Tanggunggunung dengan 1 TKP.

“Semua Tersangka merupakan Pengedar dan akan dikenai pasal berbeda sesuai dengan barang bukti yang telah kita sampaikan tadi” imbuh Handono.

BACA JUGA :   Oma Martha Sakit Hati, Sudah Tiga Kali Ditinggal Suami Berondongnya

Pasal yang diterapkan diantaranya 114 sub pasal 112 UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 97 sub pasal 96 UURI No.36 tentang kesehatan, Pasal 62 UURI No.5 Tahun 1997 tentang psykotropika, Pasal 142 UURI No.18 Tahun 2012 tentang pangan, Pasal 24 UURI No.7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

Crs/Untung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.