oleh

Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Malang, Sampai Sekarang Mesin Tes PCR Belum Diaktifkan

DimensiNews.co.id, KOTA MALANG-Untuk percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Malang, setidaknya bantuan mesin tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sudah ditempatkan di RSUD Kota Malang.

Namun, keberadaan mesin tes tersebut yang datang sejak Agustus 2020 yang lalu hingga saat ini belum diaktifkan. Sedangkan, direncanakan pengaktifan dan dioperasikan pada pertengahan Oktober 2020 lalu tetapi realisasinya meleset.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif membenarkan bahwa mesin tes itu masih ada kendala yang belum bisa cepat diaktifkan.

Dan, diperkirakan baru bisa diaktifkan pada awal Desember 2020 mendatang untuk deteksi cepat Covid-19 di Malang.

“Beberapa kendala itu meliputi penyiapan ruangan untuk mesin tes PCR bertekanan negatif, sumber daya manusia atau petugas mesin sampai reagen untuk bahan tes. Semua butuh penyelesaian secara bertahap,” jelasnya, Jumat (27/11/2020)

Terkait petugas yang menangani, menurut dia, untuk kesiapannya dalam minggu ini ada empat orang yang sedang ikut pelatihan. Sedangkan, kapasitas tes PCR di RSUD Kota Malang hanya mampu untuk 40 spesimen.

“Bila semua dinilai sudah siap, langkah terakhir tinggal uji coba atau simulasi alat. Guna memastikan bahwa sudah benar-benar siap untuk percepatan penanganan Covid-19 di Malang,” ujar dia.

Saat ini, ada tiga rumah sakit yang melayani tes cepat yaitu RS Saiful Anwar, RS Lavallete dan RS Akademik Universitas Brawijaya. Total kapasitas tes cepat di tiga rumah sakit itu sekitar 200 spesimen per hari. Belum terlalu ideal untuk penanganan Covid-19 di Malang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed