oleh

Dua Dari Tiga Pemalak Sopir Truk,Di Door Jatanras Polda Sumsel

 

Dimensinews.co.id PALEMBANG – polda Sumsel melalui Subdit Jatanras ,tangkap tiga pelaku pemalakan dan penodongan terhadap sopir truk di Jalan Lintas Timur Sumatera di Palembang. Bahkan, dua diantara nya di DOOR karena mencoba melawan saat ditangkap.

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, mereka telah membuat resah para sopir truk yang melintas, ketiga pelaku yang saat itu sedang berkumpul ditangkap Unit II di kawasan Kertapati, Palembang, pada Rabu (18/11/2020).

“Ada tiga pelaku yang diamankan anggota Unit II di daerah Kertapati,” kata Suryadi kepada awak media, Kamis (19/11/2020).

Adapun identitas ketiga pelaku tersebut yakni, Okta Kurnia (25), Gusti Randa (20), dan Januri (25). Diketahui kerap beraksi dengan cara menghadang sopir truk serta menodongkan senjata tajam.

“Untuk modusnya, ketika korban melintas , tiba-tiba para pelaku datang menghadang korban. Lalu pelaku menodongkan senjata tajam ke arah korban dan mengambil uang korban, ponsel, dan tas korban yang berisi surat mobil,” terang Suryadi

Dijelaskan Suryadi, dalam aksi yang dilakukan mereka, setidaknya ada lima laporan polisi yang diterima dari aksi para pelaku. Bahkan, lima laporan polisi terjadi dalam kurun waktu Oktober hingga November 2020.

“Lokasinya mulai dari Jalan Singadekane, flyover Nilakandi Kertapati, Karya Jaya di Kertapati, pos laka Kramasan, dan daerah Kramasan lainnya,” kata Suryadi.

Sebelum akhirnya ketiga pelaku dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa, khususnya untuk kedua pelaku, Januri dan Okta, terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan saat ditangkap.

“Barang bukti yang diamankan ada dua bilah badik yang dipakai untuk mengancam para korban. Pelaku mengakui telah melakukan aksi pemalakan atau pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap sopir-sopir truk yang melintas,” jelas Suryadi.

Sementara, Kanit II Jatanras, Kompol Bakhtiar mengungkapkan,” Pelaku pemalak sopir truk ini, sering beraksi dengan cara mengejar sopir truk luar daerah yang melintas. Bahkan, aksi para bandit jalanan ini sempat viral di media sosial.

Mobil yang lewat dikejar dan langsung ditodong. Semua barang berharga diambil.

Bakhtiar juga menyebut, dalam aksi pemalakan yang suka membuat resah para sopir truk, ada beberapa kelompok pemalak yang sering beraksi pada pagi hingga malam hari.

“Sopir-sopir sudah sangat resah oleh aksi para pelaku.Saat dilakukan penangkapan, dua dari tiga pelaku, mencoba melakukan perlawanan dan kami ambil tindakan tegas-terukur,”

Kedua pelaku saat dimintai keterangan, mengakui perbuatanya telah melakukan aksi pemalakan terhadap para sopir truk.

“Benar kami lakukan penodongan pemalakan di seputaran Keramasan, Kertapati. Kami biasa mintak Rp 500 ribu kepada sopir truk. Uangnya kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata kedua pelaku*Sumber info kriminal Palembang *(BG)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed