Resmikan Pameran Mini APTSA, Bupati Asahan Janji Permudah Izin Usaha UMKM

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, ASAHAN- Rumah pembuatan tepung Berkah Cendana atau wadah pengelola berbagai jenis tepung serbaguna yang tergabung di dalam Asosiasi Pengusaha Tepung Serbaguna Asahan (APTSA) diresmikan Bupati Asahan, Jumat (12/6/2020).

Rumah pembuatan tepung serbaguna tersebut terletak di jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Ketua APTSA, Satriawan Guntur Zass mengatakan, hari ini merupakan pembukaan pameran mini Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM), sekaligus lauching produk Usaha Kecil dan Menegah (UKM) Rumah Pembuatan Tepung Berkah Cendana.

Dijelaskannya, berbagai jenis tepung yang dikelola Rumah Pembuatan Tepung Berkah Cendana telah dipasarkan hingga keluar daerah Kabupaten Asahan, seperti tepung KFC, Bakwan, Bakso, Pizza, Empek-empek dan Roti Ketawa.

“Untuk penjualan tepung ini sudah sampai luar Kabupaten Asahan dan untuk di Kabupaten Asahan penjualan tepung ini masih di grosir-grosir, kedai maupun toko-toko. Dan, untuk kedepannya kita akan mencoba masuk kedalam market-market yang ada di Kabupaten Asahan. Untuk itu, kami berharap Pemerintah Kabupaten Asahan dapat membantu kami dalam mengembangkan usaha tersebut,” harapnya.

BACA JUGA :   Bupati Tulungagung Kukuhkan Desa Kalidawe sebagai Desa Pro Iklim

Selain itu, ia juga berharap kepada Bupati Asahan agar dapat memperhatikan UMKM yang ada di Kabupaten Asahan dan dapat mengangkat sektor UMKM di Kabupaten Asahan.

Sebelum menyampaikan sambutannya, yang turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dinas terkait dan seluruh pengurus Asosiasi Pengusaha Tepung Serbaguna Asahan, Bupati Asahan, Surya menyerahkan 13 keping KTP secara simbolis dan Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga kepada Satriawan Guntur Zass, Budi Syamsuri dan Suriani.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan Surya, mengapresiasi Rumah Pembuatan Tepung Berkah Cendana. Sebab, menurut Surya, Rumah Pembuatan Tepung ini telah membuat suatu inovasi usaha yang dapat bermanfaat bagi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan.

BACA JUGA :   Bertambah, Total Ada 4 WNI Kru Kapal Pesiar di Jepang Positif Corona

“Ini merupakan salah satu ide dari masyarakat Kabupaten Asahan yang harus kita bantu pengembangannya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Pemkab Asahan juga memiliki tanggung jawab moral dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Asahan.

Selain itu, ia juga mengatakan, akan mempermudah segala urusan perizinan dan administrasi kependudukan, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk itu, Pemkab Asahan juga akan membangun mall pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Asahan, yang berfungsi sebagai wadah tempat pengurusan segala bentuk perizinan dan administrasi kependudukan.

“Dengan adanya mall pelayanan publik ini nantinya masyarakat dalam mengurus perizinan dan administrasi kependudukan hanya di satu tempat saja, sehingga masyarakat lebih mudah dalam pengurusannya,” jelasnya.

BACA JUGA :   Viral, Muncul Spanduk Penolakan Warga Komplek Daan Mogot Baru Wilayahnya Dijadikan Penampungan Imigran

Disamping itu, ia juga berpesan, agar dalam menjalankan usaha ini tidak terjadi perselisihan, tetapi harus saling bekerjasama dalam mengembangkan usaha yang dikelola.

“Kembangkan inovasi untuk kemajuan usaha ini, sehingga usaha ini dapat berkembang dengan pesat di Kabupaten Asahan. Maka, bagunlah komunikasi yang baik antara anggota kelompok dan Pemerintah Kabupaten Asahan,” tegasnya.

Kemudian, kepada pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Asahan, ia meminta agar dapat mengurus kelengkapan administrasi usaha dalam rangka pengembangan usaha nantinya. Pengurusan berkas ini merupakan gratis alias tidak bayar.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan agar selalu mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19. (AN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses