Plt Gubernur Malut Akan Tempatkan Satu Desa Satu Perawat

  • Bagikan

 

DimensiNews.co.id TERNATE – Plt gubernur mewakili staf ahli bidang hukum politik dan pemerintahan, Yusuf Marsaoly SH, MSi menyampaikan akan mengoptimalkan PPNI di maluku Utara salah satu untuk melayani masalah pelayanan masyarakat Maluku Utara,

Kedepan akan di tempatkan satu desa satu perawat dengan tujuan pengembangan desa, tutur plt gubernur Yusuf Marsaollyi sekaligus membuka dengan acara dengan resmi.

Silatuhrami Akbar perawat Se-Maluku Utara dan Seminar Keperawatan, Ketua DPD PPNI Maluku Utara Hi Muchlis DJaelani SE.M.Kes dirinya menyampaikan bahwa gerakan perawat dalam mendukung praktik keperawatan secara mandiri merupakan tema Utama pada HUT KE 44 2018 PPNI yang dilaksanakan di Hotel Emeral, Minggu (8/04/2018).

BACA JUGA :   Gairahkan Kembali Semangat Pelaku UMKM, Hj. Niken Buka Gerai Angkasa Fair 2020

‘Dalam data perawat yang di himpun oleh PPNI Maluku utara sebanyak 600 orang, yang teregistrasi 400 orang sebagian belum terdaftar dan regestrasi jadi menghimbaukan kepada perawat agar segera melakukan pendaftaran secepatnya, karena ada jaminan keselamatan kerja pada perawat itu sendiri

“Karena untuk saat ini, itu merupakan isu strategis kaitannya dengan diberlakukannya setiap tenaga kesehatan punya surat tanda registrasi (STR) yang menyatakan diakui sebagai tenaga kesehatan dan tenaga perawat,” katanya.

Selain itu, kaitannya dengan surat izin praktik perawat (SIPP), ia menyatakan bahwa saat ini bisa dilaksanakan mandiri maupun kolaborasi maupun di unit-unit pelayanan kesehatan.

“Saat ini kalau standar praktek keperawatan itu sudah ada yang mengacu pada standar yang disusun oleh DPP PPNI. Perlu jadi tantangan kita di sini, karena kita termasuk daerah-daerah yang butuh penyediaan sumber daya manusia kesehatan yang sangat terbatas,” tambahnya.

BACA JUGA :   Residivis Ini Kembali Diringkus Satresnarkoba Jakbar Dengan Barbuk Ratusan Butir Ekstasi dan Sabu

Sehingga, jika seorang perawat yang ditempatkan di daerah-daerah terpencil, dimana tidak ada tenaga kesehatan lainnya, dia harus bisa memenuhi semua tuntutan yang dibutuhkan masyarakat dan pemerintah.

Dirinya menambahkan lagi, oleh ketua panitia bahwa dengan adanya seminar ini adalah ajang reuni para perawat se-Maluku utara dengan ada HUT 44 PPNI harapannya semoga pihak terkait lebih memperhatikan lagi insiatif kami sebagai perawat Sumardi Hatim,’ tutur dia

 

Laporan Reporter : San

Editor .                    : Red DN

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses