DimensiNews.co.id, JAKARTA- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan, hand sanitizer Kemensos yang berstiker gambar Bupati Klaten, Sri Mulyani dianggap tidak etis dan telah mencederai solidaritas masyarakat.
“Pemberian bantuan ini apapun bentuknya tidak boleh dilakukan karena ini kurang etis dan tidak baik. Menurut kami, memasang foto pejabat-pejabat itu mencederai solidaritas masyarakat apalagi dalam gerakan penanganan seperti ini,” kata Komisioner Pengkajian dan Penelitian COVID-19 Komnas HAM RI, Choirul Anam, Rabu (29/4/2020).
Anam menegaskan kembali bahwa tindakan tersebut dapat mencederai gerakan solidaritas di lingkungan masyarakat, dan tidak memberi contoh yang baik. Menurutnya, hingga kini tidak ditemukan masyarakat biasa yang menempelkan stiker foto saat memberi bantuan.
Anam menyarankan jika ingin memberi bantuan sosial, namun di kotak atau di kardusnya ingin ditambahkan stiker bergambar, seharusnya menempelkan gambar-gambar yang mengimbau masyarakat.
“Kalau mau kasihlah stiker tagline bersama-sama, seperti kerja di rumah, beribadah di rumah atau kesehatan adalah kebutuhan kita bersama, itu jauh lebih terhormat daripada ngasih foto dan ini peringatan bagi kita semua, terutama pejabat publik tidak boleh memanfaatkan ruang kesusahan kita semua menjadi ruang politik untuk kepentingan-kepentingan di luar kepentingan kesehatan,” tegas Anam. (Ester)
















