DimensiNews.co.id Tanjung Jabung Timur – Jembatan kayu yang berada di RT.01, Dusun Bina Karya, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi saat ini butuh perhatian serius pemerintah.
Jembatan kayu itu merupakan akses utama masyarakat antar kecamatan dan desa setempat.
“Jembatan kayu ini sudah lama dengan kondisi yang seperti saat ini, dan jembatan ini akses utama untuk masyarakat setempat maupun dari masyarakat desa lain.l,” ujar Udin, salah satu warga RT.01 kepada wartawan, Rabu (29/1/2020).
Menurutnya, jembatan tersebut penghubung antar Kecamatan Nipah Panjang dengan Kecamatan Sadu, dan penghubung Desa Simpang Datuk dengan Desa Sungai Jambat.
“Kondisinya seperti ini lah, sehari-hari masyarakat melintasi jembatan ini. Menuju kekantor Desa Simpang Datuk, sarana pendidikan anak-anak berangkat ke sekolah, dan ke kesehatan (Pustu),” tambahnya.
Kepala Desa Simpang Datuk (Ambo Gauk) saat dikonfirmasi awak media mengatakan jembatan kayu itu adalah akses utama dan sarana transportasi masyarakat sekitar, juga sebagai akses penghubung antar kecamatan dan desa.
“Jembatan kayu itu sarana akses menuju ke kantor Desa Simpang Datuk, sarana pendidikan dan kesehatan dan juga akses transportasi antar Kecamatan Nipah Panjang dengan Kecamatan Sadu serta Desa Simpang Datuk dengan Desa Sungai Jambat,” ujar Kepala Desa.
Ia menjelaskan, jembatan kayu itu sudah pernah diusulkan secara umum, setiap tahunnya juga diusulkan terus secara Musrenbang kecamatan dan belum pernah mengusulkan ke dinas terkait. Jika kondisi Jembatan Kayu tersebut, jika berlarut-larut dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pengguna yang melintas, karena kondisi jembatan ini, sangat memprihatinkan.
“Saya berharap, jembatan itu dibangun dengan jembatan beton. Karena jembatan tersebut akses transportasi sepanjang bentangan sungai kurang lebih 40 meter,” tutup Kepala Desa.*(Ari)
















