Kepala Kankemenag Sukoharjo Mengajak Anggota PGRI Berintegritas Tinggi

  • Bagikan
Kepala Kankemenag Sukoharjo mengajak mengucapkan yel-yel penyemangat anggota PGRI Ranting Khusus Kecamatan Sukoharjo.

DimensiNews.co.id, SUKOHARJO – Sekarang ini keanggotaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bisa dilayani secara online. Mulai pendaftaran keanggotaan hingga iuran bulanan bisa diakses langsung melalui jaringan online yang tersedia.

Hal itu disampaikan Ketua PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo pada pertemuan rutin PGRI Ranting Khusus Kecamatan Sukoharjo yang dilaksanakan Senin (9/12/2019) di RM Lembah Manah Sukoharjo.

Pada pertemuan tersebut, Istanto juga menjelaskan bahwa sekarang terdapat Dana Setia Kawan yang dikelola PGRI. Dana tersebut dihimpun dari iuran anggota secara sukarela yang laporannya bisa dipantaau secara online.

“Dana tersebut hanya ada di Jawa Tengah dan diberikan bagi anggotanya yang meninggal sebelum pensiun atau yang sudah pensiun dan ingin berhenti dari keanggotaan PGRI,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Dicekok Miras Remaja Wanita Diperkosa Bergilir di Cisoka, 4 Pelaku Diringkus Polisi 

Perlu diketahui sebelumnya bahwa PGRI Ranting Khusus merupakan PGRI Ranting Khusus merupakan persatuan guru di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan yang dihadiri sedikitnya 200 guru juga dihadiri pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Ihsan Muhadi, untuk memberikan pembinaan.

Pada kesempatan itu, Ihsan Muhadi mengajak anggota PGRI ranting Khusus untuk memiliki Integritas dalam bekerja. Ia mengajak semua yang hadir untuk mengucapkan yel-yel sebagai mengisnpirasi semangat kerja.

“Guru itu harus menguatkan budaya kerja dengan memiliki 4 kompetensi yakni pedagogik, professional, kepribadian, dan sosial. Semuanya penting dan saling berkaitan untuk mewujudkan guru berintegritas,” ujar Ihsan.

Lebih lanjut Ihsan berpesan supaya guru sebagai orang-orang hebat mulia memiliki pribadi yang jujur dengan berusaha mempunyai akidah yang selamat, memiliki kesahihan beribadah, akhlaq mulia, fisik yang sehat, intelektual dalam berpikir, serta kuat menahan hawa nafsu.

BACA JUGA :   Walikota Tidore Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

“Guru mempunyai tanggung jawab yang besar, harus disiplin menjaga waktu, teratur dalam setiap urusan, mandiri, memberi kemanfaatan, serta menjaga kebersamaan,” ujarnya. Di akhir pembinaan Ia juga mengajak untuk meensyukuri dengan mendisiplinkan diri sendiri.

Sementara itu MIN 2 Sukoharjo sebagai pelaksana kegiatan melaluia kepala madrasahnya, Wiretnoningsih Nurhayati, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama semua pihak sehingga bisa terlaksana dengan baik.

“Kami mohon maaf belum bisa menjamu di madrasah karena keterbatasan tempat, dan alhamdulillah bisa terlaksana di tempat ini,” Katanya. (Pry)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses