GRESIK – Dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang jatuh pada setiap 10 Desember, SMU NU 1 Gresik menggelar kegiatan bagi masker di alun – alun Gresik, Jumat, (10/12/2021).
Di tengah Pandemi yang belum usai, giat peringatan hari HAM Internasional tersebut mengangkat tema Anti Perundungan (bullying). Seperti diketahui, perundungan merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti secara fisik, verbal, dan psikologis oleh seseorang terhadap seseorang yang merasa tidak berdaya.
Adapun ciri khas perundungan atau bullying salah satunya adalah ketidakseimbangan kekuatan yang dimiliki pelaku dan korban dari perundungan. Selain itu, kejadiannya terjadi berulang bahkan menjadi pola tertentu.
Wildan, penanggung jawab kegiatan yang juga merupakan perwakilan guru SMU NU 1 Gresik menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan bahaya perundungan terhadap anak.
“Masih ditengah Pandemi, peringatan hari HAM Internasional ini digelar dengan pembagian masker, selain itu juga menyampaikan dan mengingatkan kembali akan bahaya Perundungan (Bullying) terhadap anak kepada masyarakat.” tuturnya.
Wildan menambahkan bahwa pada hari ini ada beberapa siswa dari SMU NU 1 yang menjadi Agen Perubahan, untuk mensosialisasikan tema yang diusung kepada sesama siswa dan masyarakat pada umumnya.
Dengan diadopsinya Universal Declaration of Human Rights (UDHR) oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 10 Desember 1948 silam, maka hari HAM sedunia diperingati setiap tahunnya pada 10 Desember.
UDHR menjadi pernyataan global pertama terkait hak asasi manusia. UDHR juga menjadi salah satu pencapaian besar PBB yang diantaranya terdapat hak hak anak yang perlu dipenuhi. (bayu)
















