Kemenhub Siapkan 70 Juta USD Untuk Bangun Pelabuhan Rusak Akibat Tsunami

  • Bagikan
Menhub dan Dirjen Perhubungan Laut di Pelabuhan Pantoloan.

DimensiNews.co.id – Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan dana 70 juta USD untuk membangun Pelabuhan Pantoloan, Wani dan Pelabuhan Donggala.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan telah menyiapkan anggaran 70 juta USD untuk membangun kembali infrastruktur pelabuhan yang rusak oleh gempa dan tsunami pada September tahun lalu. Kata Kabiro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hengki Angkasawan, Minggu (11/8/2019)

Menhub menyebutkan, anggaran sebesar  70 juta USD untuk membangun dan mengembangkan ketiga pelabuhan tersebut dananya berasal dari pinjaman (soft loan) Asian Development Bank (ADB) kepada Pelindo IV, sebuah lembaga keuangan yang memfokuskan diri pada pembangunan daerah berkelanjutan.

Dikatakan, pemerintah saat ini bekerjasama dengan ADB untuk membangun fasilitas dan infrastruktur transportasi yang ada di Sulawesi Tengah pasca bencana gempa bumi dan tsunami. “Kita ada dana kurang lebih 70 juta USD atau sekitar Rp 900 Milyar  untuk ketiga pelabuhan ini, dan yang paling besar biayanya pasti di Pelabuhan Pantoloan karena akan kita kembangkan suatu dermaga yang panjangnya lebih dari 100 meter dan juga ada recovery fungsi-fungsi alat-alat,” ujarnya.

BACA JUGA :   Mukota II Kadin Tangsel" Menang Tidak Berlaga Kalah Tidak bertanding"

Sedangkan Pelabuhan Wani, tutur Menhub,  kerusakannya lebih parah. Jadi mungkin ada sedikit reklamasi dan memastikan pelabuhan ini berjalan dengan baik karena sudah tidak layak dan harus dibongkar.

Menurutnya, pembangunan 3 pelabuhan ini akan mulai dikerjakan pada tahun 2020. “Desain pembangunan dan pengembangan 3 pelabuhan ini akan disiapkan langsung oleh ADB,” ungkap Menhub, seraya menyebutkan tahun ini baru perencanaan, tahun depan mulai bangun, dan kira-kira butuh 3 tahun untuk membangunnya.

Hengki menambahkan, turut mendampingi Menhub Budi yaitu Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate, Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Palu ABD Rahman, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (dim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses