Sediakan 1.000 Dosis 2, Gelaran Vaksinasi Gerindra Kota Malang Didominasi Lansia

  • Bagikan

KOTA MALANG – 1.000 dosis vaksin kedua yang digelar DPC Gerindra Kota Malang teryata sebagian besar persertanya adalah lanjut usia (lansia), di atas usia 60 tahun, Minggu (31/10/2021).

“Untuk tahap vaksinasi dosis 2 ini kami sediakan untuk 1.000 peserta. Dan, pesertanya sebagian besar tingkat lansia,” ujar Ketua Panitia, Danny Agun, saat ditemui di lokasi.

Dengan keberadaan banyaknya peserta lansia ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa vaksinasi tersebut merupakan bukti partisipasi DPC Parta Gerindra Kota Malang ikut menyukseskan percepatan vaksinasi di Jawa Timur.

“Kami tidak sendiri, nakes dibantu dari RS Bhirawa Angkatan Darat. Tentunya, disini kami membantu percepatan vaksinasi Kota Malang, utama bagi lansia. Secara umum, supaya level di Jawa Timur supaya turun di level 2,” ujar dia.

BACA JUGA :   Data Terbaru Covid-19 di Kabupaten Asahan, PDP Nihil

Namun, ditegaskan olehnya, bagi lansia meskipun sudah di vaksin protokol kesehatan tetap dijalankan. Karena, melindungi diri terutama menggunakan masker adalah wajib dilakukan.

“Meskipun sudah divaksin, bagi lansia wajib patuhi protokol kesehatan. Jalankan 6M, wajib menggunakan masker. Jangan sepelekan Covid-19,” tegas Ketua Satgas Covid-19 DPC Partai Gerindra Kota Malang ini.

Di tempat yang sama, Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Jawa Timur, Adillah Azis, memberikan ekspresi atas kegiatan vaksinasi tersebut.

Apalagi, setelah dilihatnya, ternyata banyak perserta yang melakukan vaksinasi adalah lansia.

“Saya senang, disini yang vaksin warga Kota Malang banyak yang lansia,” ujar dia, saat mengikuti vaksinasi yang kedua.

Secara nasional, angka vaksinasi di Indonesia sudah mencapai 60 persen. Untuk mempercepat vaksinasi bagi lansia, mengingat luasnya wilayah, menurut dia, harus dilakukan langkah masif jemput bola dor to dor terus sosialisasi mengenai vaksin, selain dengan kegiatan vaksinasi di daerah.

BACA JUGA :   Suara 02 di Koto Baru Diambil 01, Ketua Tim Harian FU: Itu Suara Rakyat, Kita Kawal Sampai Provinsi

“Dengan banyaknya peserta lansia ini secara tidak langsung membantu Jawa Timur dalam percepatan vaksin, supaya turun ke level 2,” ucapnya.

Ia berharap, percepatan vaksin hingga akhir tahun ini terlaksana dengan sukses. Di sisi lain, bagi warga masyarakat vaksin sangat diperlukan sebagai perlindungan diri.

“Saya mengajak, terutama bagi lansia ayo vaksin, karena ini adalah perlindungan diri dari virus. Bagi yang sudah vaksin, tetap patuhi protokol kesehatan, jalankan 6M, masker wajib digunakan,” pungkas Adillah.

Saat ditemui, salah satu peserta vaksin lansia, Sunyoto (62) warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengatakan bahwa dirinya merasa lega dengan suntikan vaksin kedua yang sudah dijalaninya.

“Saya merasa senang, mas,” ujar dia, saat ditemui wartawan.

BACA JUGA :   Bantuan Sosial PKH Cair Di Palas 2 Kali Lipat Dari Biasa

Menurut dia, vaksin itu perlu, apalagi semua kegiatan aktivitas di luar rumah yang membuat rawan tertular penyakit.

“Saya takut, kalau anak dan cucu saya tertular penyakit. Ini yang mendorong saya untuk vaksin, supaya semua anggota keluarga bebas dari penyakit,” tandas dia.

Saat ini, selama PPKM untuk Kota Malang menduduki level 2. Tetapi, untuk regional Jawa Timur berada di level 3. Belum bisa turunnya ke level 2, untuk regional Jawa Timur dipengaruhi angka kurangnya vaksinasi untuk lansia dan vaksin kedua.Putut

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses