SAROLANGUN – Meskipun saat ini para Penambang Emas Tanpa Izin telah mengeluarkan alat beratnya dari lokasi yang dijadikan sebagai aktivitas PETI, aparat Gabungan dari Pemda Sarolangun, TNI, Polri tetap akan melakukan pemantauan dan razia PETI pada Rabu 10 Februari 2020 mendatang.
Hal itu ditegaskan lansung oleh Wakil Bupati Sarolangun saat memantau proses pengeluaran alat berat jenis escavator di Desa Panca Karya, Senin (08/02).
“Kita akan tetap melakukannya, besok kita akan siaga di Kecamatan, dan Hari rabunya kita akan turun ke lokasi,” katanya.
Hal itu dilakukan guna memantau aktivitas PETI usai dilakukannya penandatangan surat pernyataan dengan para pemilik alat berat yang berjanji tidak akan lagi melakukan hal yang serupa.
“Tidak menutup kemungkinan kita akan memakai Helikopter untuk dapat memantau dari atas, bukan hanya di area sini saja tapi juga di area meleko, dan juga sungai ketek,” tandasnya.
Untuk itu dirinya berharap agar para pemilik alat berat, tidak lagi melakukan aktivitas penambangan Emas Tanpa Izin di kawasan Hutan adat tersebut.
Sementara itu Kapolres Sarolangun telah mengintruksikan para anggotanya untuk terus bersiaga menjelang proses penindakan yang akan dilakukan pada hari Rabu mendatang.
“Yang namanya tugas Polisi itu, setiap saat harus berada disekitar masyarakat, tapi kita tidak hanya menjaga masalah ini saja, karana ada hal-hal lainnya yang harus kita jaga. Seluruh anggota Polri berusaha untuk hadir ditengah-tengah masyarakat,” ucapnya.(Sanu)
















