Resmob Polda Jambi Ringkus Pelaku Penembakan di Kerinci, 12 Senpi Laras panjang Diamankan

  • Bagikan

JAMBI – Tim gabungan dari Resmob Polda Jambi dan Buser Polres Kerinci berhasil meringkus Anajmi alias Pak Anggi (37) warga Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Jambi, pelaku penembakan warga Desa Semerap yang tewas akibat konflik lahan yang terjadi pada bulan Oktober lalu.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan, pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya pada hari Senin (21/12) sekitar pukul 19.00 WIB lalu, di atas Bukit Villa, Kampung Kayu Aro Kenagarian Gantiang Mudik Selatan Suranti, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pasisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

“Selain melewati antar provinsi, tim gabungan melewati medan yang terjal dan ekstrem di tengah hutan. Bagai mana tidak, untuk sampai ke tempat persembunyian pelaku, petugas harus menggunakan sepeda motor trail,” ujar Kapolda Jambi Senin (28 /12/2020) dalam pres rilis.

BACA JUGA :   Kapolres Blitar Kota Sayangkan Insiden Kerusuhan Antar Suporter Bola

Selanjutnya dikatakan Rachmad Wibowo, untuk naik ke atas puncak hutan tempat persembunyian pelaku petugas harus berjalan kaki selama 10 jam.

“Barulah pada Selasa (22/12), tim gabungan tiba di atas ladang bukit tempat persembunyian pelaku. Pelaku diamankan saat sedang bersembunyi di salah satu gubuk di tengah ladang tersebut,” ungkapnya.

Rekan korban yang juga terlibat penembakan, yakni Saripudin alias Pak Kendri alias Ujeng sudah diamankan terlebih dahulu oleh jajaran Polres Kerinci.

“Pelaku utama penembakan ini adalah Anajmi yang menyebabkan korban Awara meninggal dunia. Sedangkan Saripudin pelaku penembakan atas nama Bakhtiar yang mengakibatkan luka-luka,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan, pihaknya telah mengamankan 12 pucuk senjata laras panjang jenis PCP dimana masing-masing senjata yang diamankan berkaliber 8MM dan 4.5MM.

BACA JUGA :   Demo Tolak UU Omnibus Law 5.918 Orang Diamankan Polisi

“Senjata yang berhasil kita amankan sebanyak 12 pucuk senjata, dimana kaliber 8MM sebanyak 4 pucuk, dan sisanya kaliber 4.5MM,” jelasnya.

Tidak hanya itu, sambung Kapolda, pihaknya akan mendalami apakah proyektil dari senjata tersebut yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

“Ini akan kita periksa lebih lanjut, apakah proyektil dari senjata tersebut yang menyebabkan korban kehilangan nyawa,” imbuh Kapolda yang didampingi Kabinda Jambi Brigjen Pol Irawan DS dan Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho.*(Barax)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses