Selanjutnya Gibran secara simbolis menyerahkan bantuan paket sayur untuk warga.
Paket sayur-mayur diserahkan kepada perwakilkan warga, yaitu Ketua RT dan Ketua Penggerak PKK kampung. Bantuan sayur juga diserahkan kepada Ibu Mewa (83) yang sedang sakit patah tulang, Gibran pun mendoakan wanita sepuh yang sedang berada di kursi roda itu.
“Semoga segera sehat dan panjang umur nggih Ibu,” tuturnya sambil undur diri melanjutkan perjalanan.
Sementara itu anak-anak kampung gembira dengan kedatangan Gibran. Tak lupa ia memberikan kenang-kenangan berupa buku kepada anak-anak di perkampungan. Harapannya agar anak-anak Kampung Posanan rajin belajar.
Sebelum melanjutkan blusukan ke lokasi selanjutnya, Gibran menjenguk seorang warga sepuh, Mbah Radiyem, yang tinggal bersama anak angkatnya. Mbah Radiyem tinggal di rumah sempit yang penuh barang-barang. Simbah rupanya tidak sadar yang datang adalah Gibran.
Ketika Gibran sudah berlalu, baru Mbah Radiyem sadar. Dia pun terkenang kebaikan ayah Gibran, Jokowi.
“Dulu di Balapan Simbah pernah bertemu Presiden Jokowi saat masih menjabat Walikota Solo. Waktu itu Pak Jokowi memberi saya sambel pecel, saya doakan anaknya bisa seperti bapaknya,” kenangnya sambil mendoakan.
(Danang)
















