oleh

Laporan Sofyan Terhadap Walikota Ditolak, Kapolres Bantah Tolak Laporan

DimensiNews.co.id, LHOKSEUMAWE – Salah seorang warga, Sofyan mengaku telah melaporkan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya atas kasus pencemaran nama baik ke Polres Lhokseumawe, Jum’at (10/7), namun laporan itu ditolak oleh Polres Lhokseumawe.

Menurut Sofyan, dalam pernyataan sikap via WhatsApp kepada sejumlah wartawan di Lhokseumawe menyebutkan, penolakan laporannya itu harus menunggu keputusan Kasat Reskrim, karena yang dilaporkan adalah seorang pejabat publik, maka disuruh komunikasi secara baik-baik.

Asal mula Sofyan melaporkan Walikota Lhokseumawe atas kasus pencemaran nama baik itu saat beberapa waktu yang lalu Walikota Suaidi Yahya menuduh Sofyan sebagai provokator sembari menyebutkan warna kulit pelapor yang hitam.

“Tindakan pencemaran nama baik dan rasisme yang dilakukan oleh Walikota didepan publik merugikan dan sangat menyiksa bathin saya karena dipermalukan didepan umum,” tegas Sofyan.

Ia berharap kepada Polres Lhokseumawe untuk dapat menerima laporannya agar tuduhan provokator oleh Walikota Lhokseumawe bisa dibuktikan melalui proses pengadilan nantinya.

“Agar bisa membuktikan orang yang disebut sebagai provokator hanya bisa dilakukan melalui pengadilan,” kata Sofyan yang juga mantan Bacalon Walikota Lhokseumawe itu.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, S.I.K, yang dikonfirmasi DimensiNews.co.id, Jum’at (10/7) malam membantah menolak laporan Sofyan di Polres Lhokseumawe, karena semua laporan masyarakat kita terima.

“Tapi sebelum melaporkan sebuah kasus harus melakukan konseling terlebih dahulu terkait materi apa yang ingin di sampaikan atau yang dilaporkan,” sebutnya.

Intinya, pihak Polres Lhokseumawe tidak pernah menolak laporan masyarakat, karena komitmen kita tetap melaksanakan persamaan hukum bagi semua orang tanpa terkecuali.

“Kita juga tidak tebang pilih terhadap semua laporan yang disampaikan oleh masyarakat di Polres Lhokseumawe,” ungkapnya lagi.

Kapolres juga menyinggung terhadap pernyataan sikap Sofyan kepada wartawan yang menyebutkan Polres Lhokseumawe menolak laporannya.

“Itu hak masyarakat bang, sedangkan kami pihak Polres Lhokseumawe juga memiliki aturannya,” kata AKBP Eko Hartanto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed