Panglima TNI Era SBY Kritis Usai Jalani Operasi Pendarahan Otak

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Kondisi Panglima TNI di era pemerintahan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Djoko Santoso tengah kritis. Kesehatan politikus senior Gerindra ini menurun usai operasi pendarahan otak. Kini ia tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Saat dikonfirmasi, anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman mengaku belum mendapat kabar terbaru terkait kondisi kesehatan Djoko saat ini.

“Kemarin beliau memang operasi pendarahan, kami nggak tahu kondisi terkini,” kata Habiburokhman, Senin (4/5).

Lantas ia pun meminta pada khalayak umum untuk turut mendoakan kondisi kesehatan Djoko semakin membaik.

“Mohon doanya saja semoga beliau bisa segera pulih seperti sediakala,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Djoko Santoso merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang sempat meraih puncak karier kemiliteran. Ia menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada tahun 2005 sampai 2007. Selanjutnya di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia didapuk menjadi Panglima TNI.

BACA JUGA :   Update Covid-19 Jambi, ODP Meningkat & PDP Menurun

Selain itu, pada tahun 2008 ia sempat menjabat Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.

Ia memulai karier politiknya pada tahun 2015 dengan bergabung ke Partai Gerindra dan sempat menduduki jabatan dalam struktur Dewan Pembina. Djoko kemudian ditunjuk sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 lalu.  (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses