oleh

Bupati Tubaba Paparkan Konsep Pembangunan Berbasis Kebudayaan Kepada Juri Anugerah Kebudayaan PWI

DimensiNews.co.id, JAKARTA – Bupati Tubaba Umar Ahmad mempresentasikan konsep-konsep pembangunan berbasis kebudayaan di hadapan dewan juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (09/01) sore.

Dewan juri berjumlah 5 orang, yaitu: Ninok Leksono (Harian Kompas, Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (penulis seni budaya), Nungki Kusumastuti (Dosen Institut Kesenian Jakarta), Yusuf Susilo Hartono (pengurus PWI Pusat), dan Atal S Depari (Ketua PWI Pusat).

Pada kesempatan itu, Umar Ahmad antara lain menjelaskan bahwa Tubaba adalah sebuah masa depan, sebuah ruang bersama yang dicita-citakan, yang mempertemukan kehidupan manusia yang dipenuhi kedamaian dan keserasian dengan alam semesta.

“Untuk menuju ke Tubaba, kami membangun ruang dan orang. Orang-orang Tubaba adalah yang memegang prinsip nemen (kerja keras), nedes (tahan banting), dan nerimo (ikhlas). Sementara, dari segi fisik, kami membangun berbagai fasilitas yang berbeda, misalnya dari segi arsitektur, dengan melibatkan banyak arsitek dan desainer yang membantu kami menuju Tubaba,” demikian dijelaskan Umar.

Dewan juri memberi apresiasi positif atas pemaparan yang disampaikan oleh Umar Ahmad. Sedangkan penyerahan penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI akan dilaksanakan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Pers Nasional tahun 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9 Februari mendatang. (candra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed