DimensiNews.co.id, ACEH UTARA- Wakil Ketua Komisi A DPRK Aceh Utara, Azwir meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Aceh Utara harus kreatif dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) yang berlimpah.
“Sebagian besar dana desa dihabiskan untuk memperbaiki infrastruktur dan sangat sedikit digunakan untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi dan kreatifitas pemuda di pedesaan,” ungkap Azwir yang juga anggota Fraksi Partai Aceh itu.
Ia juga meyoroti banyak Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang tidak produktif dalam menjalankan usaha, sehingga investasi dana desa itu akan menghambat program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemetaan dan perencanaan sebelum mendirikan BUMG harus dilakukan terlebih dahulu sekaligus melihat potensi daerah masing-masing. Sehingga baru dikeluarkan kebijakan untuk membangun badan usaha yang tepat sasaran dan bisa dirasakan manfaat oleh masyarakat.
“Potensi ekonomi setiap daerah pasti berbeda dengan daerah lain karena ada desa atau gampong yang memiliki potensi pertanian, perikanan, kelautan dan wisata,” sebutnya.
Selain itu, mendirikan BUMG juga harus menjadi sarana untuk mengembangkan kreatifitas dan skill pemuda yang belum memiliki pekerjaan agar mereka bisa lebih mandiri karena sudah memiliki skill.
“Jangan hanya dipikirkan anggaran kas desa saja yang bertambah, tapi masa depan generasi muda juga sangat penting untuk ditingkatkan,” tegas politisi Partai Aceh atau yang biasa disapa Tgk Aceh. (Halim)
















