oleh

Mahasiswa UGM Pasang Pendeteksi Banjir di Limun

DimensiNews.co.id, SAROLANGUN – Kalak BPBD Tryanto dampingi mahasiswa universitas gajah mada mensosialisasikan cara mengatahui mesin pendeteksi banjir, membentuk tim siaga, dan mempraktekan sirine yang dihasilkan untuk kode-kode siaga satu sampai tiga.

Untuk Provinsi Jambi ada tiga tempat yang akan di tunjuk sebagai tempat pemasangan pendeteksi banjir yaitu, Kecamatan Mandiangin, Pauh, dan Limun dari pihak mahasiswa UGM memilih Kecamatan Limun, Desa Pulau Pandan tempat yang pas untuk di pasang.

Dari hasil penelitian mahasiswa UGM alat terasebut akan berbunyi dengan tiga pemberitahuan dengan bunyi yang berbeda dengan kapasitas air yang terus meningkat.

Alat tersebut dipasang di pingir sungai Batang Asai di Desa Pulau Pandan RT. 07 dan 06, mengingat setiap musih hujan dua RT tersebut menjadi langganan banjir.

Triyanto selaku Kalak BPBD sarolangun berharap kepada tim yang sudah dibentuk agar menjaga alat tersebut.

“Tidak hanya tim bahkan khususnya warga desa juga harus menjaga, karena ini aset negara yang patut kita jaga bersama,” ucapnya. (Sadri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed