Situbondo – Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., mengadakan pertemuan dengan masyarakat nelayan dan pengguna jasa laut di Kabupaten Situbondo, memberikan bantuan life jacket sebagai upaya meningkatkan keselamatan di laut. Acara tersebut dilaksanakan di Aula kantor KSOP Pelabuhan Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran pada Kamis, 1 Agustus 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danpos TNI AL Jangkar Letda Marinir Priyo Budi Utomo, Dan Pos TNI AL Panarukan Peltu Keu Supriyadi, serta para kepala desa setempat. Kehadiran Kapolres Situbondo dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat dan tokoh nelayan sebagai Kapolres yang baru.
Dalam sambutannya, AKBP Rezi Dharmawan mengajak masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan pesisir. Ia menekankan pentingnya menjalin koordinasi dengan TNI, Polri, aparatur pemerintah, dan otoritas pelabuhan untuk menghindari konflik. “Tugas utama Kepolisian adalah memelihara Kamtibmas, namun kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan nelayan yang sehari-hari menghadapi risiko di laut, Kapolres memberikan bantuan berupa 50 buah life jacket. “Life jacket menjadi alat vital untuk memastikan keselamatan nelayan dari potensi risiko kecelakaan di laut,” tambah AKBP Rezi.
Bantuan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata dukungan Kepolisian kepada masyarakat pesisir. Kapolres Rezi menegaskan bahwa keselamatan nelayan adalah prioritas utama dan berharap pemberian life jacket ini bisa menjadi langkah awal menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman di sektor perikanan.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan kesadaran nelayan Situbondo akan pentingnya menjaga keselamatan diri semakin meningkat. “Saya berharap bantuan ini memberikan perlindungan ekstra dan ketenangan bagi nelayan serta keluarga mereka,” tutupnya.
Setelah acara silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan patroli laut bersama untuk mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan.
















