Diduga Goda Istri Pemilik Warung, Suami Bacok Penggoda dengan Golok

  • Bagikan

OKU SELATAN – Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab OKU Selatan mendadak ramai, setelah terjadi keributan dan penganiayaan yang berujung maut tepat di depan kantor BPKAD Oku Selatan, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban penganiayaan adalah Abdul Kudus (52) mengalami luka serius tepat di bagian wajah. Diketahui korban merupakan seorang anggota LSM dari Wahana Aspirasi Masyarakat (WAS).

Korban dibacok oleh pelaku Andi (32), warga Desa Pelangki Kecamatan Muaradua Kabupaten Oku Selatan yang merupakan seorang pemilik warung makan tepat di seberang kantor BPKAD Oku Selatan.

Peristiwa berdarah tersebut dilatar belakangi karena adanya dugaan kecemburuan sang pemilik warung.

Korban yang sedang ngopi di warung milik pelaku diduga menggoda sang istri pemilik warung saat korban hendak pergi membayar pesanan kopi.

BACA JUGA :   DPRD Akan Panggil Kasatpol PP Terkait Dugaan Pembobolan Bank DKI

Peristiwa berawal saat korban bersama dua orang rekannya membayar pesanan kopi, korban sempat menggoda istri Pelaku (adek sayang, berapo galonyo) dan didengar oleh pelaku yang secara kebetulan baru pulang dari berkebun.

Pelaku tersinggung serta emosi. Diketahui pelaku yang baru membina rumah tangga selama 3 bulan ini, yang kebetulan baru pulang dan berada di dalam rumah langsung keluar menuju warung nasi miliknya sambil membawa sebilah parang yang biasa di bawanya berkebun, serta langsung menyerang korban dengan membacok tepat ke arah wajah.

Korban yang diserang tiba-tiba dengan senjata tajam panik, terkena bacokan luka di wajah dan berlumuran darah. Korban yang nyawanya terancam langsung lari menyelamatkan diri masuk ke area perkantoran BPKAD OKU Selata, beruntung oelaku tidak melakukan pengejaran.

BACA JUGA :   Para Pelaku Perampokan Toko HP Diringkus Tim Reserse Polres Tanggerang 

Melihat peristiwa itu para ASN yang lagi berdinas di kantor tersebut berteriak ketakutan melihat kejadian mengerikan itu. Tak lama berselang akhirnya pihak kepolisian dan bantuan medis beserta ambulans tiba di lokasi.

Salah seorang rekan korban yang enggan disebutkan namanya,mengatakan,ia sempat melihat korban diserang menggunakan senjata parang, sambil berteriak menghindar berupaya menyelamatkan diri.

“Saya sempat lihat dia (korban) jatuh sambil berteriak ‘mati aku’, berhubung saya bukan orang kebal dari pada saya mati konyol,lebih baik saya menyelamatkan diri,”ujarnya.

Terpisah Kapolres OKU Selatan AKPB Zulkarnain Harahap SIK melalui Kasat Reskrim AKP Apromico SIK, MH membenarkan,ada kejadian penganiayaan diwarung nasi depan Kantor BPKAD.

“Ya benar,ada kasus penganiayaan,dugaan sementara dilatari motif kesalahpahaman, Saat ini tersangka beserta barang bukti telah kita amankan sementara korban sudah dibawa kerumah sakit,” ujar Apromico.

BACA JUGA :   Ini Rencana Rekayasa Lalin Saat Pemakaman BJ Habibie

Perihal perkara ini, Apromico menyebut pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait motif penganiyaan ini, melalui keterangan tersangka dan para saksi di TKP telah kita amankan tersangka bersama barang bukti sebuah senjata tajam berbentuk sebuah parang.

Sehubungan dengan hal ini setelah banyaknya warga yang berdatangan pihaknya langsung mengamankan TKP serta memasang police line.

“Lokasi TKP telah kita amankan dan memasang police line dan mengamankan tersangka,” tutup bang Mico.*(BG)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses