TULUNGAGUNG – Dalam rangka persiapan Kampung Tangguh Nusantara di Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung, Kepolisian Sektor (Polsek) Pucanglaban melaksanakan giat kerja bakti pembentukan posko Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Desa Demuk di tempat wisata bekas pemancar gunung banon, Kamis (11/02/2021).
Kegiatan kerja bakti tersebut dihadiri, Kapolsek beserta anggota, Ndanramil dan anggota Kades Demuk beserta perangkat, Karang taruna, pengelola wisata dan juga Masyarakat sekitar.
Anggota dari Polsek dan Koramil melakukan kegiatan kerja bakti bersama warga dalam rangka menyiapkan kampung tangguh Nusantara. Sejumlah kegiatan dilakukan mulai dari membangun posko, membersihkan sampah, dan mencabut rumput liar yang tumbuh di sekitar lokasi.
“Dilaksanakannya kerja bakti pembentukan posko, perbaikan dan membersihkan jalan di lingkungan tersebut dalam rangka persiapan Kampung Tangguh Nusantara ,” ungkap Kapolsek Pucanglaban Iptu Ipung Herianto, S.H,M.H saat ditemui di lokasi.
Kapolsek Ipung menyampaikan Kegiatan ini dilakukan dalam memelihara lingkungan yang bersih dan sehat dalam rangka menyongsong Kampung Tangguh Nusantara sebagai perwujudan dalam upaya bersama, bergotong royong secara mandiri melawan Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Sesuai dengan namanya yang ditekankan dalam Kampung Tangguh Nusantara yang diawali dengan memelihara kesehatan dan kebersihan lingkungan, dan juga semangat untuk bergotong royong dengan tujuan menumbuhkan sikap saling tolong menolong, saling membantu, sukarela dan juga kekeluargaan,” jelas Ipung.
Di tempat yang sama Ndanramil Kapten Inf Sadikun menerangkan, kerja bakti dalam rangka persiapan kampung tangguh nusantara dengan pembuatan posko juga bertujuan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Mengajak warga setempat bisa tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mendukung ketersediaan pangan yang dikelola sendiri,” jelasnya.
“Kerja bakti ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, menciptakan kerukunan dan mempererat hubungan antar sesama serta mencegah dan mengurangi dampak untuk melakukan antisipasi terjadinya bencana, sehingga dengan adanya kerja bakti ini lingkungan akan menjadi bersih dan sehat,” tuturnya.
Ia mengharapkan dengan dibentuknya Kampung Tangguh Nusantara di desa Demuk masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan dan mampu menjalin hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar serta terciptanya rasa kebersamaan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Diharapkan dengan terbentuknya Kampung Tangguh Nusantara mereka saling mengedukasi dalam hal covid-19 dapat mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan kemandirian pangan pada masyarakat dan kampung tangguh juga bertujuan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas Sadikun.*(Cristian)
















