Pendulang Emas Tradisional Tewas tertimbun material Longsor

  • Bagikan

 

MUARA BUNGO – Agus (24) warga Dusun Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan tewas tertimbun longsor saat mendulang emas dengan cara tradisional, Selasa (22/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Jujuhan, IPTU Yudhi Prastiyo STK menyebutkan kejadian longsor ini di dusun Pagian, Kecamatan Jujuhan. Saat korban mendulang dibawah tebing, tebing setinggi 8 meter tersebut langsong longsor.

“Ya benar, pada saat itu korban bersama beberapa orang temannya sedang menggali tanah untuk mencari emas dengan cara mendulang. Tiba-tiba, tanah yang digali itu longsor dan menimbun korban,” ucapnya.

Mengetahui korban tertimbun longsor, teman korban yang turut mendulang langsung berupaya memberikan bantuan dengan cara menggali tanah serta memberitahu masyarakat lainnya.

BACA JUGA :   Dari Ujung Timur Jambi, Agus Rama: Pilih Calong Gubernur yang Bakal Menang

“Melihat korban tertimbun, temannya langsung memanggil warga sekitar, untuk melakukan evakuasi. Selama satu jam lebih, korban baru ditemukan dengan keadaan meninggal dunia ,” sebutnya.

Setelah ditemukan, jasad korban tidak dibawa ke rumah sakit atau puskesmas setempat, namun, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka dan kemudian langsung dimakamkan.

“Sudah dibawa ke rumah duka, kemudian dilakukan pemakaman. Karena keluarganya minta untuk tidak lagi dilakukan visum, makanya jasad korban tidak dibawa ke rumah sakit ,” tutupnya.(Barax)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses