oleh

Dalam Operasi Yustisi Polres Tulungagung Menjaring 15 Orang Pelanggar Prokes

 

DimensiNews.co.id TULUNGAGUNG – Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid 19 dan pendisiplinan Protokol kesehatan, petugas gabungan Polres Tulungagung bersama 3 Pilar melaksanakan kegiatan operasi Yustisi dan sidang di tempat kepada pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai perda Provinsi Jawa Timur (Jatim) Nomor 2 Tahun 2020 guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah jalan raya ngantru Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung, Jum’at pagi (4/12/2020).

Kegiatan operasi gabungan ini di pimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto,SH.,S.I.K.,M.H dan turut hadir Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi Santoso, Camat Ngantru Dwi Hari Subagyo, Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo S.S.Sos, Danramil Ngantru Kapten Mulyono, Kabid Penegakan Perda/Perbub Artists Nindia Putra,Kasi Penindakan Satpol-PP Agung Satrio Widodo S.Sos dan 50 personil gabungan yang di terjunkan dari Polres Tulungagung, Kodim 0807 Tulungagung dan Satpol-PP.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto,SH.,S.I.K.,M.H dalam sambutannya menyampaikan ditengah penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih belum berakhir, jumlah angka pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur umumnya dan Kabupaten Tulungagung Khususnya saat ini masih terus mengalami peningkatan. Penertiban ini salah satu kegiatan dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan Protokol kesehatan.

“Kami dari gugus tugas covid-19 Kabupaten akan mengoptimalkan kembali kegiatan-kegiatan kuratif mengoptimalisasi kegiatan pencegahan diantaranya operasi yustisi yang dapat menekan penyebaran covid. Saat ini Tulungagung mendekati zona orange semoga dua minggu kedepan menjadi zona kuning dan secepatnya menjadi zona hijau”, katanya.

Lanjut Kapolres, Gugus tugas penanganan covid-19 dengan kolaborasi tiga pilar terus melakukan edukasi dan himbauan kepada masyarakat Tulungagung agar tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah prefentif guna mencegah penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih belum tahu kapan berakhirnya.

“Operasi Yustisi dilaksanakan secara mobile dan stasioner oleh tim gabungan, menyasar para pelanggar protokol kesehatan, dari para pengguna jalan, masyarakat yang sedang beraktiftas maupun para pelaku usaha,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan saat dikonfirmasi.

Kapolres menuturkan dari Operasi Yustisi yang di lakukan tim gabungan tersebut, menjaring 15 pelanggar protokol Kesehatan. Dari Ke 15 Orang masyarakat yang terjaring razia tidak menggunakan masker tersebut mendapatkan sanksi berupa membayar denda Rp. 25.000,- sedangkan sanksi sosial nihil”, pungkasnya.

Polres Tulungagung juga menghimbau dan membagikan masker pada masyarakat, sehingga tak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak memakai masker. Hukuman ini diberikan untuk memberikan efek jera, agar masyarakat menjadi sadar terhadap protokol kesehatan. Penggunaan masker itu untuk keselamatan dirinya sendiri dan keluarga selain itu sanksi tersebut untuk mengingatkan, AYO MEMAKAI MASKER, DISIPLIN ADALAH VAKSIN,” jelasnya.

Menurutnya, upaya penertiban melalui operasi yustisi ini akan terus di lakukan, sebagai upaya pemerintah dalam percepatan penanganan covid – 19.

(Cristian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed