oleh

Menyambut Libur Panjang, Daop 7 Madiun Tingkatkan Pelaksanaan Protokol Kesehatan

DimensiNews.co.id, MADIUN – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) melalui jajaran Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengingatkan kembali kepada seluruh pelanggan setia moda transportasi kereta api (KA) agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Bagi pelanggan yang akan naik KA, selain diharuskan mematuhi protokol kesehatan juga diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil Rapid Test, PCR/Swab test dan atau surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Puskesmas maupun Rumah Sakit.

“Kami ingatkan bagi masyarakat atau pelanggan setiap KA yang merasa kurang enak badan atau sedang sakit, agar menunda perjalanannya terlebih dahulu,” kata Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Rabu 21 Oktober 2020.

Namun, lanjut Ixfan, masayarakat atau pelanggan setia moda trasportasi KA, tidak perlu khawatir. Untuk masyarakat atau pelanggan yang belum memiliki/melakukan rapid test sampai hari H keberangkatan, pihaknya telah menyediakan layanan rapid test dibeberapa stasiun. Adapun stasiun-stasiun yang terdapat fasilitas layanan rapid test yakni di Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Blitar dan Stasiun Kertosono.

“Agar bisa mendapatkan pelayanan rapid test dengan harga yang terjangkau, masyarakat diperkenankan dahulu untuk membeli tiket KA sesuai tujuan. Setelah itu, baru ke petugas pelayanan dan menunjukkan tiket serta identitas agar bisa didata dan segara dilakukan rapid test. Sedangkan untuk biaya rapid test, cukup Rp85.000,00/sekali periksa,” jelasnya.

Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan sangat ketat yakni mulai dari pelanggan datang ke stasiun, saat di dalam kereta hingga tiba di stasiun tujuan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa perjalanan dengan KA, selain nyaman dan aman, juga terjamin kebersihan dan kesehatannya. “Selain itu, juga untuk menurunkan resiko terjadinya penularan penyakit berbahaya tersebut,” tandasnya.

Tujuan itu, imbuhnya, yaitu dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan setia moda transportasi KA, dan juga untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan KA pada long weekend atau libur panjang mendatang yang dimulai tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 Nopember 2020 mendatang.*(all)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed