Temui Anggota Dewan, Rosmadi Desak Pemerintah Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tiyuh Penumangan

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TUBABA- Perwakilan warga Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat guna menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan dana desa di tiyuh mereka yang disinyalir sarat penyimpangan.

Rosmadi, perwakilan warga Tiyuh Penumangan mengatakan, terdapat 10 poin aspirasi yang disampaikan kepada anggota DPRD Tubaba yang tercantum dalam surat dan telah diserahkan kepada legislatif.

“Jadi, surat yang kami sampaikan berupa tulis tangan. Dalam surat tersebutlah aspirasi kami masyarakat Tiyuh Penumangan yang selama ini merasa hampir tidak tau soal kegiatan dana desa di tiyuh kami,” ungkapnya seusai menyerahkan surat aspirasi kepada DPRD Tubaba, Kamis (14/5/2020).

BACA JUGA :   Hari Kelima PPKM, Polres Gresik Telah Melakukan 27.657 Kali Giat Ops Yustisi

Selain pembangunan dana desa, Rosmadi juga mengungkapkan kekecewaan masyarakat lantaran aparatur Tiyuh Penumangan diduduki oleh anak cucu Kepala Tiyuh itu sendiri.

“Bendahara anak kandung Kepalo Tiyuh, Kaur Pembangunan menantunya, Sekretaris Tiyuh cucunya. Apakah peraturannya memang begitu? Ditambah lagi masalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan dana Covid-19 yang carut-marut,” tukasnya.

Pihaknya berharap agar anggota DPRD Tubaba dapat melakukan kroscek langsung ke lapangan agar bisa mengetahui kebenaran dari poin-poin aspirasi masyarakat Tiyuh Penumangan itu.

“Yang kami sampaikan ini tidak mengada-ada. Bapak Anggota DPRD, kami harapkan dapat turun mencari tau secara langsung kondisi yang sebenarnya di Tiyuh Penumangan,” pungkasnya.

Sementara, Yantoni Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tubaba mengatakan, DPRD Tubaba telah menerima laporan aspirasi masyarakat Tiyuh Penumangan terkait dana desa.

BACA JUGA :   Ekonom Curiga Persoalan Natuna Hanya Pengalihan Isu Rencana Bailout Jiwasraya

“Kami dari komisi I telah menerima laporan langsung dari masyarakat dan ini akan kami pelajari terlebih dahulu, dalam waktu dekat kami akan meminta kepada pimpinan DPRD untuk merestui kami mengundang dari pada Dinas PMD, Inspektorat, Tapem,” tegas Yantoni.

Sebelumnya, DPRD Tubaba telah menduga ada praktik nepotisme dalam struktur Tiyuh Penumangan yang diisi oleh keluarga besar kepala tiyuh setempat.

“Kalau secara umum, memang dari kemarin kita sudah ada berita bahwa ini perangkat tiyuhnya ada dugaan nepotisme. Nanti akan kita sampaikan setelah hasil hearing, jangan sampai kita miskomunikasi dan kita akan sama-sama pelajari peraturan pemerintah yang sudah kita sahkan,” pungkasnya. (Candra)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses