Sudah Disosialisasikan, Pelajar SMK Masih Corat-coret Pakaian Sekolah

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, ASAHAN – Di tengah merebaknya COVID-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Corona, siswa-siswi yang berpakaian seragam sekolah tingkat atas melakukan corat-coret pakaian di jalan seputaran pabrik benang, Sidomukti, Kota Kisaran Barat, Asahan, Kamis (2/4/2020).

Kegiatan pelajar tersebut sempat menimbulkan keramaian dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Salah seorang siswa yang berhasil dimintai keterangan, Sandro mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menandakan kelulusan dari sekolah.

Terkait wabah corona, Sandro dan teman-temannya mengetahui bahayanya virus tersebut dari sekolah dan jejaring sosial.

Namun, menurut Sandro, kegiatan tradisi ini tidak dapat terulang lagi, pasca lulus dari sekolah tingkat atas.

Atas dasar itu, ia dan teman-temannya berani melakukan corat-coret hingga menimbulkan keramaian.

BACA JUGA :   YASI Gandeng Sejumlah Organisasi Bantu Pemerintah Perangi Covid 19

“Takut juga, tapi macam mana lah, corat-coret ini kan sekali dalam seumur hidup,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Humas Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Tengku Muhammad Husyairi mengatakan pasca menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara telah melakukan sosialisasi terkait virus Corona ke SMK yang ada di Kabupaten Asahan.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan Kantor Cabang Pendidikan Provinsi Sumatera Utara pasca siswa-siswi mengikuti UNBK, yang dimulai dari tanggal 16 – 19 Maret 2020.

“Tidak dibenarkan siswa-siswi tersebut untuk berkeliaran. Kami telah mensosialisasikan hal tersebut ke seluruh SMK se-Kabupaten Asahan,” terangnya.

Maka dari itu, ia mengharapkan peran semua pihak untuk dapat bersama-sama mengontrol siswa-siswi agar dapat menjaga diri di tengah situasi wabah Corona ini.

BACA JUGA :   Danramil 06/KD Menghadiri Lepas Sambut Kapolsek Kalideres

“Kami mengharapkan peran serta semua pihak, baik itu dari pihak sekolah, orang tua dan masyarakat untuk dapat menertibkan siswa-siswi untuk langsung pulang ke rumah,” pungkasnya.*(AN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses