DimensiNews.co.id, TANJABTIM- Bertempat di aula kantor desa, Pemerintah Desa Karya Bhakti gelar Musrenbang Desa yang bertujuan menetapkan rencana kerja pembangunan di Tahun 2020, Selasa (17/12/2019).
Musrenbang yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin tahunan sebagai langkah menindaklanjuti hasil musyawarah yang dilaksanakan mulai dari tingkat dusun dan tingkat desa yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Selain itu, Musrenbang Desa sebagai wadah menentukan rencana kegiatan di tahun mendatang berdasarkan kebutuhan masyarakat atau skala prioritas.

Tampak hadir dalam musyawarah tersebut, Camat Rantau Rasau Budi Wahyu, Kasi PPM Hm. Siahaan, PJS Kades sekaligus Kades terpilih Ngatijo, anggota DPRD Saihata, Sekdes serta para perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, Kepala Dusun dan RT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan unsur terkait lainnya.
Hasil Rencana Kerja Pembangunan Desa Karya Bhakti Tahun 2020 diantaranya jembatan beton penghubung 19 A sampai dengan 19 B dengan ukuran 9 x 2m, jalan rabat beton pemakaman RT 13 ukuran 340 x 2 m, jembatan penghubung RT 1 – RT 02, jalan rabat beton pemakaman RT 01 dan RT 03, pembuatan pagar kantor desa, jaringan Wifi/IT, dan lanjutan rumah data.
Camat Rantau Rasau Budi Wahyu mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Karya Bhakti yang telah hadir di acara Musrenbang ini.
“Pada tanggal 20 bulan lalu telah melaksanakan Pilkades dengan kondisi aman dan sejuk dengan selesainya Pilkades,” ujar Budi.
Budi mengajak seluruh warga Desa Karya Bhakti untuk bersatu, saling kompak dan bekerja sama lagi untuk membangun Desa Karya Bhakti lebih maju.
Sementara itu, PJS Kades Karya Bhakti sekaligus Kades terpilih Ngatijo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat desa atas kondisi yang aman dan sejuk di saat acara Pilkades yang lalu.
Setelah pelantikan Kades, dia juga mempunyai tugas membentuk RJPMDES untuk 6 tahun ke depan.
“Pembangunan desa yang ada ini tak lepas dari sumber dana yang masuk di rekening desa. Ada 4 transfer yaitu DD, ADD, BANPROV, PDRD sebesar kurang lebih Rp 1,8 Miliar yang terbagi menjadi 4 kegiatan yaitu, insfrastruktur, pemberdayaan pemerintah desa, pemberdayaan dan belanja modal,” ujarnya.
PJS Kades juga mengharapkan kepada semua perangkat yang ada maupun kades dan RT bisa menjelaskan kepada masyarakat bahwa dalam rangka pembangunan tidak diharuskan harus jadi tahun ini, karena ada sekalanya.
“RJPM Desa tidak boleh keluar dari apa yang kita sudah tetapkan,” katanya.
PJS Kades berharap, setelah pilkades tidak ada lagi keributan perbedaan pilihan. “Marilah sama-sama kita lebur semua agar kita bisa bersatu untuk membangun Desa Karya Bhakti,” harapnya.
“Kita harus sinergi untuk membangun Desa Karya Bhakti yang kita cintai ini, karena sebagai Pemerintah Desa tidak bisa bekerja maksimal tanpa bantuan masyarakat Desa Karya Bhakti,” tutupnya. (Ari)
















