ACEH UTARA – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki melihat langsung areal pertanian yang rusak dan menyebabkan gagal panen di kawasan Kemukiman Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (23/10) sore.
Dalam kunjungan itu Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki didampingi oleh Pj Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, MSi, dan sejumlah kepala SKPK. Dan lokasi lahan pertanian itu berdekatan dengan Markas Brigif 25/Siwah, Kemukiman Matang Ubi.
Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan kunjungannya ke lokasi bekas banjir di Aceh Utara, sebagai tindak lanjut kehadiran Menteri PUPR RI M Basuki Hadimuljono pada Selasa, (18/10) lalu.
Beliau juga menyebutkan, pemerintah akan membangun dan memperbaiki kembali sejumlah titik tanggul yang rusak digerus bencana banjir. Bencana banjir yang melanda Aceh Utara pada awal Oktober tahun ini menyebabkan kerugian total mencapai Rp.316 miliar lebih. Kerugian itu tercatat setelah terdata kerusakan dan kerugian materi, sarana dan prasarana, dari seluruh kecamatan setelah penetapan darurat banjir selama 14 hari.
“Saat ini sedang dilakukan perbaikan tanggul yang jebol akibat tergerus banjir,” ungkap Achmad Marzuki.
Dan Pj Gubernur juga menyerahkan bantuan benih padi serta bantuan asuransi untuk tanaman padi yang gagal panen. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban petani sawah untuk memulai kembali musim tanam berikutnya.
Selain menyerahkan bantuan benih dan asuransi pertanian, Pj Gubernur Aceh dalam kunjungan itu juga meresmikan rumah layak huni untuk keluarga miskin, bantuan dari Pemerintah Aceh di Kecamatan Lhoksukon.
Dalam tahun 2022 ini, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman membangun 1.395 unit rumah layak huni untuk masyarakat miskin. Saat ini sebagian besar rumah sudah selesai pembangunannya di seluruh wilayah Aceh, hanya tersisa 55 unit lagi dalam proses penyelesaian.
Dalam kunjungan ke Lhoksukon, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki juga turut meninjau Markas Koramil Lhoksukon yang turut terendam saat banjir. Di sini Pj Gubernur turut didampingi Danrem Kolonel Bayu Permana, Dandim 0103/Aut Letkol Hendrasari Nurhono, MIP dan Pj Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, MSi.
















