oleh

Terungkap! Ini Motif Pelaku Penusukan Anggota TNI di Hotel Mercure Jakarta Barat

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (Jatanras) bersama personel Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan 9 orang yang terkait dengan peristiwa pengrusakan dan penusukan terhadap anggota TNI di Hotel Mercure, Tambora Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audi S Latuheru mengungkapkan, total semua pelaku ada 12 orang namun yang diamankan di Polres Jakbar hanya 9 orang, karena 3 pelaku lainnnya diamankan oleh polisi militer.

Dikatakan Audie, peristiwa berawal dimana pelaku RW pertama kali datang ke Hotel Mercure untuk menanyakan keberadaan kekasihnya di dalam daftar pasien karantina, namun di sana tidak ditemukan nama kekasihnya.

Namun pelaku masih penasaran dan akhirnya terjadi keributan dengan petugas pengamanan hotel.

“RW kemudian memecahkan thermogun hingga membuat suasana makin panas antara pelaku dengan security hotel. Akhirnya RW melakukan penusukan terhadap korban RH Saputra hingga mengakibatkan meninggal dunia di tempat,” ungkap Kombes Audie, Jumat (03/06/2020).

Atas kejadian itu, anggota yang dipimpin Kanit Krimum Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras IPDA Ruben George melakukan pengejaran terhadap 9 lainnya dan berhasil menangkap saudara R di daerah Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan kerjasama tim Resmob Polda Sulawesi Selatan.

“Setelah kejadian itu yang bersangkutan melarikan diri ke Sulawesi Selatan hingga akhirnya kita tangkap pada 01 Juli kemarin,” papar Audie.

Adapun 9 tersangka yang diamankan antaranya AI, S, R, HN, DA, AS, RW, RA dan RA. Dalam melakukan aksinya, mereka mempunyai peran masing-masing.

“Mereka (pelaku) menyebut kelompok mereka sebagai kelompok J&T. Sebelum melakukan, para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi menambahkan, keberhasilan dalam pengungkapan peristiwa ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pihak Polri dengan jajaran TNI yang sudah bekerja sama untuk mengungkap peristiwa ini sehingga menjadi terang.

“Diketahui pula, motif dari peristiwa tersebut adanya ajakan dari RW lantaran dendam dengan pihak security hotel, dimana awalnya hotel daerah karantina ABK Covid-19 ada pengamanan dengan aparat. Saat berselisih dengan satu orang, tersangka mengajak rekan-rekannya untuk melakukan pengrusakan hingga berbuntut penusukan terhadap korban Babinsa,” katanya.

Akibat peebuatannya, para pelaku saat ini dikenakan pasal 170 ayat 1 juncto 55 dan 56 serta pasal 358 ayat 2 KUHP.  (hl/pmj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed