oleh

Pasukan Garuda di Lebanon Temukan Peledak Aktif (UXO)

LEBANON – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Indobatt Konga XXIII-O/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) menemukan bahan peledak aktif dengan status Unexploded Ordnance (UXO) di Area Of Responsibility (AoR) Kompi Alfa UNP 9-63. Senin (15/03/2021).

Penemuan UXO tersebut, berawal ketika personil Kompi Alfa yang dipimpin oleh Komandan Kompi Alfa melaksanakan Penjagaan dan pemantauan disekitar Blue Line secara berkala.

Tepat pukul 14.00 Waktu Lebanon, Personel Tim 7 Kompi Alfa yang dipimpin Sertu Gunarto melaksanakan pembersihan di BP-34, dengan tidak sengaja menemukan UXO ( INDOBATT IN UTM 736167 3680309).

Untuk mengamankan UXO tersebut Komandan Tim 7 Sertu Gunarto langsung menghubungi Danki yang secara cepat turun langsung bersama Lettu Inf Alfet Halim sebagai Pawas Blue line ke lokasi Penemuan dan berkordinasi ke Indobatt dan Markas Sektor East.

Setelah mendapatkan perintah lebih lanjut Kompi Alfa dibantu Nepal Batt melaksanakan pemblokiran Jalan untuk area bawah Indobatt radius 300 meter dari penemuan untuk menghindari masyarakat yang melintas.

Setelah adanya penemuan tersebut pihak dari Sektor East Sangat memberikan apresiasi kepada Indonesia terutama Kompi Alfa dikarenakan telah menemukan UXO dan melaksanakan kordinasi cepat dan tepat. Sampai saat ini UXO tersebut telah diambil oleh Tentara LAF untuk diamankan.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kontingen Garuda sekaligus Dansatgas XXIII-O UNIFIL, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, SE., MM.,mengucapkan terima kasih atas kinerja anggotanya yang benar-bener fokus dalam menjalankan tugas.

“Saya mengapresiasi kinerja anggota dalam menjalankan tugas, untuk pertama kalinya Satgas Yonmek XXIII-O (Indobatt) menemukan UXO, pertama di wilayah AoR Kompi Alfa,” katanya.

“Ini sesuatu yang menunjukkan kalau daerah operasi Satgas Indobatt benar-benar rawan, dan Allhamdulillah anggota kami sangat fokus dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.

Untuk diketahui, UXO Itu sendiri merupakan bahan peledak sisa perang pada Tahun 2006 yang memiliki daya ledak tinggi.*(dng)