Kemenag Dinilai Lamban Tangani Kasus Pengadan Buku Madrasah Di Kemenag NTB Mahasiswa Bakar Spanduk H.Nasrudin

 

 

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Koalisi mahasiswa dan pemuda sasak (KOMPAK) kembali melakukan aksi unjuk rasa untuk yang ke sekian kalinya terkait dengan pengadaan buku madrasah se NTB, dengan total nilai 200 Miliyar.

Koalisi pemuda sasak ini mendatangi kemenag RI dengan tuntutan supaya kemenag mengambil tindakan tegas terkait dengan anak buahnya di daerah, khususnya di NTB.
Aksi Koalisi Pemuda Sasak kali ini (KOMPAK) berlangsung dengan membakar Spanduk yang tertampang foto H.Nasrudin, ini bukti kekecewaan atas kinerja Kenag RI yang lamban menanganinya ujar Zuhri selaku kordinator lapangan.

Zuhri selaku koordinator lapangan meminta Kemenag RI segera mencopot H.Nasrudin dr Kakanwil NTB, krna diduga penyalah gunaan jabatan atau mengatur proyek pengadaan buku madarasah se-NTB sebesar Rp.200M.(14/3/2019)

Kompak menyoroti kasus penggunaan dana BOS masing-masing madrasah. Sejak perencanaan sampai penggunaan yang diduga melalui satu perusahaan yang telah ditunjuk. Hal ini sarat dengan indikasi korupsi mengingat PT.AK yang ditunjuk merupakan orang terdekat H.Nasruddin yaitu H.Anwar selaku direktur PT.Aksasindo H.Nasrudin melakukan tindakan ini untuk mengelabui pemerintah dan UU dimana PP No.53 tahun 2010 menyebutkan seorang ASN tidak diperkenan kan memainkan paket proyek, dikhawatirkan oknum ASN yang memainkan proyek untuk memperkaya diri sendiri.

Ombudsman RI Perwakilan NTB membongkar dugaan maladministrasi pengadaan buku untuk 2.256 madrasah se-NTB, baik swasta maupun negeri. Total anggaran yang diduga dikucurkan totalnya senilai Rp 200 miliar bersumber dari masing-masing madrasah.

Buku umum tersebut dibeli dari rekanan berinisial PT AK. Ombudsman menduga, perbuatan maladministrasi terindikasi dari proses pengadaan yang diarahkan kepada hanya satu rekanan yang berkantor di Lombok Timur itu.

Sejauh ini, penyidik Subdit III sudah mengklarifikasi 28 orang saksi. Antara lain, pejabat Kanwil Kemenag NTB, pejabat Kemenag masing-masing di 10 kabupaten/kota, serta sebagian kepala madrasah.

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery/Ful

Editor.                       : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.