Akibat Password Belum Diambil, Penyaluran Rastra Halteng Terhambat

 

DimensiNews.co.id HALMAHERA TENGAH – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Tengah, Dra Sri Hartini H Habib ketika dikonfirmasi didepan Kantor DPMD Pemkab Halteng (dijalan) kepada www.dimensinews.co.id mengatakan bahwa sudah 4 bulan rastra atau beras sejahtera (rastra) belum dilakukan penyaluran kepada masyarakat di 10 Kecamatan Kabupaten Halmahera Tengah ikatamya minggu.(22/4/2018)

Dia mengatakan,berhubung password peserta penyaluran datanya belum diambil di Kementerian Sosial (Kemnsos) oleh pihak Dinas Sosial Pemkab Halteng.

Padahal pihaknya sudah menyurat kepihak Kementerian Sosial tiga minggu yang lalu tetapi belum ada tanggapan balik dari pihak Kementerian Sosial,” katanya.

Selain itu kata Kadinsos, data penerima rastra untuk Halteng itu belum ada, karena dari buku petunjuk itu mestinya menggunakan Six NG. Olehnya itu harus kita yang pergi mengambil passwordnya di Kementerian Sosial lalu membukanya. “Seharusnya dalam pengambilan password penyaluran rastra Kabupaten Halmahera Tengah tersebut, Kepala Dinas Sosial harus bersama salah satu operator dinas sosial karena tidak diperbolehkan Kepala Dinas sendirian,” jelasnya.

Terkait dengan perbedaan data dengan pihak Kementerian Sosial melalui Bulog mengalami selisih sampai 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu. Data Rastra di Kecamatan Patani Utara dan Patani Barat selisinya sampai 100 KPM. Sementara di Kota Weda sendiri selisihnya 8 KPM karena data penerima rastra sebanyak 301, tetapi data Kementerian Sosial sebanyak 299 KPM. Maka dengan adanya selisih data tersebut kami tidak berani melakukan penyaluran rastra selama 4 bulan ini. Karena yang namanya bantuan sosial (bansos) ini resikonya besar sekali,” ungkapnya.

Jadi akibat dari password penerima penyalurannya belum kita ambil sehingga bantuan sosial beras sejahtera (Rastra) belum dilakukan sampai saat ini,” lanjutnya.

Jika password peserta penyaluran rastra sudah kita ambil maka datanya kita buka dan melakukan perbaikan daftar nama kembali guna menyesuaikan data di Kementerian melalui Bulog,” ujarnya.

Sri Hartini juga mengatakan penerima rastra di Halteng sebanyak 3.634 KK yang terdaftar sebagai KPM dengan jumlah 109 ton perbulan. Sementara sudah 4 bulan belum dilakukan penyaluran rastra. Jika di kalikan dengan 4 bulan maka totalnya yang bakal disalurkan sebanyak 436 ton. Dan setiap KK mendapat jatah 10 kilogram. Kemudian terkait dengan biaya, mulai tahun ini, masyarakat tidak lagi dibebankan biaya apapun alias gratis dalam pembagian Rastra tersebut,” tuturnya.

Terpisah Kordinator Rastra Kabupaten Halmahera Tengah Fahris Djaelan kepada media ini meminta kepada bapak Bupati Halteng Drs Edi Langkara SH, MH untuk memerintahkan kepada Kepala Dinas Sosial Pemkab Halteng Dra Sri Hartini Hi Habib untuk mengambil password penerima penyaluran beras sejahtera tersebut karena semua Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara ini sudah melakukan penyaluran berais sejahtera tersebut, sementara Kabupaten Halmahera Tengah saja yang belum. “Jadi Bupati memerintahkan Kadinsos Pemkab Halteng untuk mengambil password tersebut,” pintahnya.

 

Laporan Reporter : Ode

Editor.                     : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. potons powerApril 25, 2018 at 1:22 amReply

    Pemda Halmahera Tengah di tahun 2017 telah membuat surat permintaan data penerima rastra ke pusdatin kemsos RI.surat tsb di tanda tangani oleh bupati halmahera tengah.dan data tsb telah di berikan oleh pusdatin dalam sistim siskada satu dan paswordnya.maka dari itu kadis sosial keliru kalau beliau mau ke jakarta minta pasword data tsb.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.